loading...

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Lebaran kali ini, Bupati Sleman, Sri Purnomo punya pesan khusus kepada warganya untuk tidak bermain petasan.

Pasalnya, beberapa hari menjelang lebaran, terjadi peristiwa tragis, yakni meledaknya bubuk petasan, Sabtu (25/5/2019) malam lalu.

Insiden itu memakan korban luka serius bernama Raka (17). Bubuk seberat 1/4 kg tersebut diketahui meledak di bawah lemari yang jadi tempat penyimpanannya.

Kapolsek Godean Kompol Herry Suryanto mengatakan selain Raka, korban lain bernama Iksan (17) dan Dwi Putra (11) juga mengalami luka akibat tertimpa lemari tersebut.

“Seluruh korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan,” kata Herry beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Sultan HB X: Lockdown Bisa Bikin Ekonomi Daerah Hancur

Akibat peristiwa itu, Bupati Sleman menyampaikan rasa prihatinnya yang sedalam-dalamnya. Selain prihatin, ia juga merasa sedih lantaran korban ledakan petasan harus menghabiskan waktu Idul Fitrinya di rumah sakit.

“Seharusnya itu tidak perlu terjadi kalau hati-hati dan tidak ceroboh,” kata Sri Purnomo usai Salat Id di Lapangan Denggung Sleman, Rabu (5/6/2019) pagi.

Sri Purnomo juga mengatakan, dirinya sudah mengingatkan warga untuk tidak bermain petasan atau mercon, terutama saat kondisi ramai saat liburan seperti ini.

Pesan tersebut ia sampaikan saat kegiatan Takbir Keliling pada Selasa (4/6/2019) malam kemarin, di mana warga biasanya bermain petasan hingga kembang api saat momen tersebut.

Baca Juga :  Kabar Baik, Pasien Positif Covid-19 di DIY yang Sembuh Bertambah

“Saat seperti itu kan ramai orang, kalau bermain mercon sembarangan bisa melukai orang lain di sekitarnya,” ujar Sri Purnomo.

www.tribunnews.com