loading...
Warga dan anak-anak memadati lokasi kandang tempat mengamankan ular piton besar yang ditangkap warga Gombelan, Tegalrejo, Gondang, Jumat (28/6/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Gondang digegerkan dengan kemunculan seekor ular piton atau sanca kembang berukuran besar, Jumat (28/6/2019).

Ular yang berukuran panjang hampir tiga meter itu ditemukan salah seorang warga saat menyusur di areal persawahan dekat permukiman warga di Dukuh Gombelan, Tegalrejo.

Penemuan ular itu sontak menggegerkan warga setempat. Ukuran ular yang jauh dari kelaziman bahkan mengundang warga dan anak-anak yang penasaran untuk memadati lokasi pengamanan ular.

“Tadi ditangkap oleh salah satu warga kami di areak persawahan selatan Dukuh Gombelan. Ukurannya lumayan panjang. Setelah ditangkap, tadi diamankan di rumah Pak RT 18 demi keamanan,” papar Kades Tegalrejo, Heru Setyawan yang belum lama ini purnatugas kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (28/6/2019).

Baca Juga :  KPU Pastikan Tahapan Pilkada Sragen Resmi Ditunda. Berikut Tahapan Yang Ditunda Sampai Batas Waktu Belum Ditentukan!

Mendapat laporan itu, Heru mengaku langsung meluncur ke lokasi. Atas persetujuan warga dan penangkap, ular tersebut kemudian dilaporkan ke pihak BPBD Sragen.

Ketua RT 18 juga sudah merelakan ular berukuran besar itu untuk diserahkan ke pihak berwenang. Mereka khawatir jika dibiarkan maka bisa berbahaya mengancam keselamatan warga.

“Kalau dipiara nanti nggak keurus malah mati, sehingga warga sepakat menyerahkan ke pihak berwenang,” papar Heru.

Petugas BPBD Sragen saat mengevakuasi ular piton di Tegalrejo, Gondang. Foto/Wardoyo

Sementara, sejak penangkapan hingga ditangkar di sangkar bambu di rumah Pak RT, ular berwarna coklat itu langsung diserbu pengunjung. Anak-anak memadati sekitar kandang untuk melihat dari dekat penampakan ular yang biasanya memangsa ternak itu.

Baca Juga :  Terungkap, Identitas Wanita Yang Tewas Mendadak Tergeletak di Teras Musala SPBU Nglangon Sragen Diketahui Bernama Sukini Asal Sine

“Daripada nanti berisiko, demi keamanan, warga sudah rela menyerahkan ke pihak terkait,” tukas pria yang akrab disapa Wawan itu. Wardoyo