JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kawanan Bandit Beraksi Bobol Alfamart Teguhan Sragen. Rusak Pintu, Gondol Puluhan Juta

Tim saat melakukan okah TKP di Toko Swalayan Alfamart Teguhan yang dibobol kawanan pencuri. Foto/Wardoyo

6fd94085 3e73 408f 804e e89601350ae5
Tim saat melakukan okah TKP di Toko Swalayan Alfamart Teguhan yang dibobol kawanan pencuri. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kawanan pencuri dan perampok terus menebar ancaman di wilayah Sragen. Usai perampokan di Masaran, kawanan bandit beraksi dengan membobol Swalayan Alfamart Teguhan di kampung Teguhan, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen dinihari tadi.

Pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang itu beraksi dengan membobol pintu toko swalayan itu. Mereka menggasak barang dagangan dengan nilai ditaksir sebesar Rp 30 juta.

Diduga pelaku masuk ke dalam toko alfamart melalui pintu depan dengan cara merusak pintu rolling door depan.

Baca Juga :  Tragis, Hendak Dimutasi, Kapolsek Berpangkat Kompol di Sragen Meninggal Dunia. Hasil Swabnya Malah Terpapar Covid-19

Data yang dihimpun di lapangan, pembobolan kali pertama diketahui pukul 07.00 WIB oleh karyawan shift pagi, Ismi Febriyanti.

Saat pertama membuka toko, ia kaget mendapati pintu sudah tidak terkunci. Kemudian ia cek kondisi di dalam toko sudah acak-acakan, dan beberapa barang sudah hilang.

Mendapati hal itu, Ismi sempat memanggil teman sesama karyawan, Apriliani, pembawa semua kunci yang ada di toko Alfamart. Namun Apriliani merasa tak mengetahui bila pintu depan telah terbuka.

Baca Juga :  Jenazah Pemuda Bunuh Diri asal Karanganyar Sragen Ditemukan di Gentanbanaran. Terseret Arus Bengawan Solo Sejauh 7 Kilometer

Mereka pun langsung melapor ke manajemen yang kemudian diteruskan ke Polres Sragen. Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Harno membenarkan kejadian itu.

Pihaknya langsung memimpin olah TKP. Dari hasil pengecekan, para pelaku diduga masuk dengan cara merusak pintu depan dan kemudian menggasak barang dagangan di Alfamart.

“Saat ini masih dilakukan pendalaman,” tukasnya. Wardoyo