JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kronologi Kecelakaan di Tol Cipali, Amsor Serang Sopir dan Diduga Terjadi Rebutan Kemudi

Kronologi Amsor berani serang sopir bus sampai kecelakaan maut di Tol Cipali, ia mengaku akan dibunuh. Kolase Tribun Jabar (ISTIMEWA)
loading...
Kronologi Amsor berani serang sopir bus sampai kecelakaan maut di Tol Cipali, ia mengaku akan dibunuh. Kolase Tribun Jabar (ISTIMEWA)

JOGLOSEMARNEWS.COM – Pria yang menyerang sopir bus Safari dalam kecelakaan maut di Tol Cipali bernama Amsor.

Kini identitas Amsor sekaligus korban kecelakaan beruntun pun terbongkar.

Ia adalah sekuriti di Gandaria Tower Jakarta.

Rupanya, Amsor menumpang bus Safari dari Jakarta menuju ke Cirebon.

Ia disebut akan pulang ke kampung halamannya di kawasan Watubelah, Sumber.

Berdasarkan kronologi kejadian yang dibeberkan polisi, Amsor tampak secara sengaja menyerang sang sopir.

Kepada polisi, ia mengaku akan dibunuh oleh sopi dan kenek bus.

Hal tersebut diakui Amsor karena mendengar percakapan telepon sang sopir dan kenek.

“Dari pengakuannya itu sopir dan kenek bus ingin membunuhnya,” ujar Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi kepada wartawan Tribun Jabar.

Sesaat setelah keduanya berbincang lewat telepon, Amsor pun langsung melakukan penyerangan.

Saat menyerang sang sopir, Amsor mengaku berusaha mengambil alih kemudi bus.

Sopir pun tak tinggal diam, ujungnya ia dan Amsor pun berebut kemudi.

Namun, hal tersebut justru membuat bus malah menyebrang ke jalur yang berlawanan.

Akibatnya, bus berpelat nomor H 1469 CB itu menambrak sejumlah kendaraan lain pada jalur arah Jawa Tengah ke Jakarta.

“Diduga akibat perebutan kemudi itu bus akhirnya menerobos ke jalur kendaraan dari arah Jateng menuju Jakarta,” kata Kapolda Jabar.

Baca Juga :  Muslim Tak Salat Jumat 3 Kali Berturut-turut Dianggap Munafik, Bagaimana Saat Wabah Corona? Ini Penjelasan MUI

Ada tiga kendaraan yang tertabrak, yakni Mitsubishi Expander, Toyota Innova berpelat nomor B 168 DIL, dan Mitsubishi Truk berpelat nomor R 1436 ZA.

Akibat kecelakaan beruntun itu, 12 orang meninggal dunia.

Termasuk sopir dan penumpang bus kendaraan yang tertabrak bus.

Ada enam orang dalam mobil Expander yang meninggal dunia akibat kecelakaan maut itu.

Mereka terdiri dari Heruman Taman, Rafi, Reza, Radit, Dafa, dan Irfan yang merupakan warga Bekasi.

Kemudian, ada tiga dalam mobil Kijang Innova yang juga meningga.

Mereka adalah Uji, Amar, dan Daryono yang merupakan warga Tegal.

Sementara itu, tiga orang lainnya yang meninggal adalah yang berada di dalam bus Safari.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendata korban tersebut.

Di sisi lain, sopir dan penumpang truk pengangkut ayam selamat.

Saat kejadian, posisi truk melaju di belakang Innova.

Sang sopir pun langsung banting setir sehingga mereka bisa lolos dari maut.

Sang sopir dan penumpang pun tak terluka.

Lalu, bagaimana nasib Amsor, penyerang sopir bus?

Ia rupanya mengalami luka berat pada tubuhnya.

Hingga kini polisi baru bisa melakukan pemeriksaan awal terhadapnya.

Amsor kini masih dirawat di RS Mitra Plumbon.

Nasibnya berbeda dengan sopir yang diserangnya.

Baca Juga :  Pemerintah Diminta Tegas Keluarkan Larangan Mudik

Sang sopir justru meninggal akibat kecelakaan maut itu.

“Yang bersangkutan mengalami luka berat, sementara sopir busnya meninggal dunia,” ujarnya.

Kini, nasib Amsor pun berada di ujung tanduk.

Akibat perbuatannya, ia terancam hukuman.

Ia akan dijadikan sebagai tersangka karena menyebabkan kecelakaan beruntun yang menewaskan 12 orang.

Status tersangka itu akan ditetapkan setelah polisi selesai melakukan pemeriksaan.

Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengaku, setelah Amsor nanti dijadikan tersangka, langsung akan ditempatkan di ruang isolasi.

“Nanti kalau statusnya sudah tersangka akan kami tempatkan di ruang perawatan isolasi khusus,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut di Tol Cipali terjadi pada Senin (17/6/2019), pukul 01.00 WIB.

Akibat kejadian itu, para korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit.

Korban yang terluka dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Plumbon, Cirebon.

Kemudian, korban meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit Cideres, Majalengka.

www.tribunnews.com