loading...
Loading...
Ilustrasi petugas Polantas Sragen bersama tim JSN saat mengevakuasi korban tewas dalam kecelakaan di Jalan Tol Sragen-Ngawi wilayah Sragen. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM– Kecelakaan maut yang melibatkan mobil milik Rektor Universitas Banten Jaya (Unbaja) di ruas tol Sragen-Solo terjadi di kilometer 512 yang masuk wilayah Karanganyar. Dari pihak otoritas Tol PT JSN memastikan, mobil Pajero milik sang rektor terlibat tabrakan dengan mobil lain, bukan kecelakaan tunggal.

“Jadi mobil Pajero bernomor pelat A itu tabrakan dengan mobil lain yang sama-sama satu arah,” papar Pejabat Bagian Operasional PT Jasamarga Solo Ngawi, Sih Wiyono kepada Joglosemarnews.com.

Sih Wiyono menguraikan kecelakaan maut itu terjadi pada pagi hari Minggu (9/6/2019) lalu. Ia menjelaskan kronologi kecelakaan bermula ketika mobil sang rektor bernama Sudaryono itu hendak melakukan arus balik menuju Serang, Banten.

Baca Juga :  Bupati Karanganyar Akui Memang Deklarasi Dukungan Untuk Paslon 01. Namanya Disebut Saksi di Sidang MK: Ya Bagus! 

Mobil itu melaju dari arah Sragen menuju ke Solo. Sesampai di lokasi kejadian KM 512, mobil menggasak mobil lain yang diduga mengalami pecah ban.

“Kronologinya ada mobil pecah ban lalu terjadi tabrakan,” terangnya.

Ia menambahkan penanganan kasus kecelakaan itu sudah ditangani oleh kepolisian wilayah setempat.

Data yang dihimpun dari berbagai sumber, kecelakaan maut itu melibatkan mobil yang ditumpangi rombongan keluarga Rektor Universitas Banten Jaya (Unbaja), Sudaryono.

Baca Juga :  Nyebrang Rel, 2 Emak-Emak Tewas Mengenaskan Tersambar Kereta Api Lodaya 

Menurut data yang dilansir dari sejumlah media online di Jawa Barat Senin (10/6/201), kecelakaan itu mengakibatkan dua putra rektor  meninggal dunia.

Kedua korban diketahui bernama Ahsanul Rizal Fachrurroji dan Sabrina Putri Aidillah Pasha.

Rizal tercatat baru mau saja masuk perguruan tinggi. Sedangkan Sabrina dikabarkan masih duduk di bangku SMA. Sementara, kondisi sang rektor hanya mengalami luka ringan. Sang istri dan satu anak bungsu rektor, dikabarkan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Moewardi Solo.

Mobil sang rektor dikabarkan mengalami rusak berat akibat tabrakan tersebut.

Baca Juga :  Diamankan Polisi, KPU Karanganyar Buka Ulang Kotak Suara Pileg 2019 Tanpa Kehadiran Bawaslu 

Sementara, dari informasi yang dilansir sejumlah media, Kepala Biro Kerjasama, Humas dan Marketing Unbaja, Toni Anwar Mahmud mengatakan Rektor Unbaja memang ikut dalam rombongan kecelakaan tersebut. Mereka berencana kembali lagi ke Kota Serang usai mudik Lebaran.

Saat ini jenazah korban dan Rektor serta anggota keluarganya masih di rumah sakit.

“Pak rektor hanya lecet saja, anak bungsunya dan istrinya masih dalam perawatan di rumah sakit Moewardi Solo. Anak pertama dan kedua meninggal. Mohon doanya,”ujarnya melalui pesan whatsApp. (*/Wardoyo)

Iklan
Loading...