JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Melayat Ani Yudhoyono dengan Jins, Kaesang Dibully dan Minta Maaf

Kaesang (kaos biru) saat melayat Ani Yudhoyono di KBRI di Singapura. Foto :Tempo.co
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Kaesang (kaos biru) saat melayat Ani Yudhoyono di KBRI di Singapura. Foto :Tempo.co

JAKARTA (JOGLOSEMARNEWS.COM )-Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) kena bully netizen setelah ikut melayat mantan ibu negara, Ani Yudhoyono yang wafat pada Sabtu (1/5/2019) pukul 10.50 waktu Singapura.

Saat itu, Kaesang datang melayat di masjid Kedutaan Besar RI di Singapura tempat jenazah Ani Yudhoyono disemayamkan dan disalatkan sebelum dibawa ke Indonesia.

Kaesang datang dengan mengenakan atasan T-shirt biru dongker dan celana jins biru muda. Pakaian yang dikenakan inilah mengundang perhatian netizen dan membuatnya dibully.

“Ini pakaian bertakziah tidak sopan, yang lain pakai baju putih sopan, ini gaya apaan? Gaya orang Eropa,” kata seorang netizen di akun Twitternya. Kecaman ini dibalas oleh Kaesang Pangarep dengan mengucapkan, “Maaf.”

Seorang pengguna akun Twitter lainnya bernama @ondarnis juga mengkritik penampilan Kaesang yang seharusnya tidak mengenakan celana jins untuk melayat mengingat dia anak orang nomor satu di negeri ini. “@kaesangp kok celananya Jin Bro. ? Mustinya celana dasar kain dan ada topi,” tulisnya.

Masih ada sejumlha netizen lain yang juga mengkritik penampilan Kaesang saat elayat tersebut. Putra bungsu Jokowi ini pun membalas kritikan tersebut dengan meminta maaf. Ia menerima kritikan tersebut sambil menuliskan permintaan maaf. “Siap mohon maaf,” tulisnya.

Baca Juga :  Polisi Akhirnya Ungkap Isi Percakapan Grup WhatsApp KAMI Medan yang Disebut Ngeri dan Picu Kerusuhan dalam Aksi Unjuk Rasa UU Cipta Kerja

Kakak sulung Kaesang, Gibran Rakabuming juga memintakan maaf atas pakaian bertakziah adiknya. “Maafkan adik saya @kaesangp.”

Kaesang kemudian kembali dengan gaya slengeannya saat membalas ledekan seorang netizen yang mengajak netizen lainnya membantu Kaesang membeli baju putih sopan dengan cara membeli produk pisang naget dan kopinya. “Twitter please do your magic,” tulis Kaesang dengan menggunakan huruf kapital.

Dalam cuitan lainnya, Kaesang menjelaskan ia tetap bersyukur dengan apapun yang dia miliki. Ia kemudian memberikan cuitan terakhir untuk menegaskan posisinya sebagai anak kos yang jauh dari orang tua, sekalipun ayahnya seorang presiden. “Jadi anak kos itu susah, gak semuanya kita punya.”

Sebelumnya Kaesang datang ke masjid Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, tempat jenazah Ani Yudhoyono disemayamkan. Kedatangan Kaesang, disambut oleh dua putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas.

Baca Juga :  Tetapkan UMP Tahun 2021, Ridwan Kamil Tunggu Kesepakatan Dewan Pengupahan

Tapi sejumlah warganet lainnya juga memaklumi penampilan Kaesang. Sebagian dari mereka juga menilai lebih pentingnya niat ketimbang urusan penampilan. “Yang penting sopan nggih mas, jauh diluar itu niatnya baik ya mas,” tulis akun @princessijahh.

Bahkan kehadiran Kaesang Pangarep juga mendapat pujian dari petinggi Partai Demokrat. “Kemarin, saat Jenazah Ibu Ani dishalatkan di Mesjid KBRI, Kaesang datang. Ia antri menunggu. Saat giliran tiba, ia menunduk takzim dan mencium tangan Pak SBY. Ia bahkan akan mencium tangan EBY dan AHY tapi langsung dipeluk. Anak muda berbudi. Saya terharu menyaksikan momen itu,” ujar Wasekjen Demokrat Rachland Nashidik lewat twitter-nya @RachlanNashidik, Minggu (2/5/2019).

Pujian senada juga disampaikan Wasekjen Demokrat Andi Arief. “Setelah shalat jenazah Ibu Ani di mesjid KBRI Singapura, ada anak muda yang sederhana setengah duduk mencium tangan Pak SBY, lalu SBY berdiri memeluknya. Anak muda itu sebelumnya mengantri bersama masyarakat untuk mendoakan Ibu Ani, anak itu namanya @kaesangp,” ujar Andi lewat cuitannya @AndiArief__. (JSNews)

www.tempo.co