loading...
Sopir Bus Sugeng Rahayu yang menggasak 4 mobil saat ditemui di Mapolres. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Sopir Bus Sugeng Rahayu yang menggasak empat mobil dan satu rumah di Pilangsari Ngrampal, Sabtu (1/6/2019) pagi, mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Sopir bus bernopol W 7803 UY itu, Rahmad Hariyadi (35) warga Dusun V RT 12/6, Tempuran, Trimurjo, Lampung tengah, Lampung yang kini berdomisili di Ngrambe, Sine, Ngawi, Jatim itu bersikukuh tak ngeblong bangjo di perempatan Pilangsari, Ngrampal.

Kepada wartawan yang menemuinya di Mapolres Sragen, Rahmad mengaku kecelakaan itu terjadi karena dia kaget dan berusaha menghindari Bus Mira yang berhenti menurunkan penumpang di Pilangsari.

“Karena Mira berhenti mendadak, saya kaget dan ambil kanan. Saya bawa ke kanan karena ada celah, ternyata di kanan ada mobil-mobil itu,” ujar Rahmad.

Sopir muda itu beralasan terpaksa ambil kanan, karena jika tidak, maka busnya bisa menggasak Mira dan angkot serta beberapa kendaraan yang ada di depan.

Baca Juga :  Bupati Sragen Ungkap 4 Persoalan Besar Penanganan Wabah Covid-19. Angka Kasus Terus Bertambah, Edaran Kementerian Bertebaran Tapi Petunjuk Pengalihan Anggaran dan Alkes Tidak Ada!

Rahmad juga beralibi sempat berusaha mengalihkan busnya ke arah gang kecil di dekat saluran irigasi untuk menghindari deretan mobil di lajur kanan.

Namun mobil Avanza, Grandmax dan elf malah ikut lari ke arah gang sehingga malah tertabrak semuanya.

Ia juga bersikukuh tak ngeblong lampu merah di bangjo perempatan Pilangsari. Menurutnya saat itu lampu menyala hijau dan kecepatan busnya hanya 70 km/jam.

“Saya nggak ngeblong karena lampu bangjo masih hijau,” akunya.

Bus jurusan Surabaya-Jogja itu bernopol W 7803 UY yang dikemudikan Rahmad Hariyadi (35) warga Dusun V RT 12/6, Tempuran, Trimurjo, Lampung tengah, Lampung yang kini berdomisili di Ngrambe, Sine, Ngawi, Jatim.

Kecelakaan diduga dipicu oleh aksi ngebut pengemudi karena kejar-kejaran dengan Bus Mira.

Bus menggasak empat mobil yang melaju dari lawan arah. Masing-masing mobil Avanza AD 9496 TN, mobil Avanza AE 1834 KT, mobil minibus L300 AD 8610 EU dan mobil Grandmax N 850 WB. Sebelumnya, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan kepada wartawan mengatakan kalau Bus Sugeng Rahayu sempat ngeblong lampu bangjo perempatan Pilangsari.

Baca Juga :  Kabar Baik, 2 Pasien PDP Corona Sragen Dinyatakan Sembuh dan Hasil Rapid Tes Negatif. Ternyata Ini Kuncinya!

Bus kemudian hilang kendali dan menggasak 4 mobil dari lawan arah di jalur kanan.

“Tapi tidak ada yang meninggal dunia. Hanya empat korban luka,” ujarnya. Wardoyo