loading...
Loading...
Audiensi AFJ dengan Pemkab soal penutupan warung sate anjing di Karanganyar. Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Nasib warung dengan menu daging anjing di Karanganyar terancam tamat. Pemkab setempat mengeluarkan instruksi untuk menutup semua warung sate anjing yang beroperasi di wilayah Karanganyar.

Hal itu terungkap ketika digelar audiensi antara komunitas Animal Friends Jogja (AFJ) mendatangi kantor Pemkab untuk menyampaikan aspirasi kepada Bupati.

“Karanganyar harus bebas dari warung sate anjing. Supaya kita bebas dari penyakit dan juga bebas dari pemburuan. Maka dari itu saya akan segera tutup 21 warung sate anjing yang ada di Karanganyar,” papar Bupati Juliyatmono kemarin.

Baca Juga :  Vonis Bebas 5 Terdakwa Korupsi di Karanganyar, Begini Tanggapan Kuasa Hukumnya!  

Bupati menguraikan para pedagang sate anjing akan segera dikumpulkan dan diberi arahan. Menurutnya mereka akan diarahkan untuk menghentikan berjualan sate anjing dan beralih profesi.

Para pedagang sate anjing itu akan diminta menganti jualnya dengan bidang usaha yang lain yang lebih baik lagi. Yuli juga menjanjikan akan memberikan beberapa modal untuk mereka.

Baca Juga :  Fakta Baru Kecelakaan Maut Tewaskan 2 Pemotor di Jaten Karanganyar. Kasatlantas Ungkap Para Korban Ternyata Habis Karaoke Dari Aloha 

“Kita akan mengarahkan mereka untuk mencari rezeki yang lebih baik lagi demi kebaikan kita semua. Supaya terhindar dari penyakit Rabies. Karena Rabies untuk saat ini tidak ada obatnya dari pada nanti timbul konflik lebih baik segera kita bubarkan,” tandas Yuli.

Sementara perwakilan dari komunitas AFJ dalam audiensi mengutarakan bahwa konsumsi daging anjing mengakibatkan bahaya Rabies di Kabupaten Karanganyar. Disebutkan pula bahwa rabies adalah inveksi virus akut yang menyerang sistem saraf pusat manusia dan mamalia dengan kematian 100%.

Baca Juga :  Jelang Pelantikan Presiden, 450 Polisi di Karanganyar Bakal Dikerahkan Amankan  Sejumlah Obyek Vital dan Titik Massa. Ada Apa? 

Penyebabnya dikarenakan virus rabies yang termasuk genus  Lyssavirus, famili Rhabdoviridae. Penularannya bisa melalui jilatan anjing yang teridentifikasi positif terkena rabies pada luka, atau gigitan hewan yang membawa virus rabies seperti kucing, kera, serigala dan kelelawar. Wardoyo

 

Loading...