loading...

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polisi melakukan penggeledahan di rumah pelaku bom bunuh diri di pos polisi Kartasura, Sukoharjo, Senin (3/6/2019) malam.

Menurut dugaan, rumah tempat tinggal pelaku tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Rycko Amelza Daniel mengungkapkan, rumah tersebut ditinggali oleh korban sekaligus diduga pelaku pengeboman.

“Identitasnya berinisial RA,” katanya.

Langkah tim Gegana dan Laboratorium Forensik yang tengah menggeledah rumah tersebut sempat terkendala oleh suasana yang gelap.

Baca Juga :  Nekat Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Wabah Corona, Polisi Sukoharjo Bubarkan Acara Mantu di Sejumlah Lokasi

“Terkendala kondisi yang gelap,” kata Rycko.

Karena itu, jelas Rycko, tim harus melakukan penggeledahan secara hati-hati.

Saat itu, Rycko belum bersedia menyebut temuan dari penggeledahan itu. Sebab, proses penggeledahan masih berlangsung dan belum selesai.

Salah satu warga, Endang menyebut bahwa rumah yang digeledah merupakan tempat tinggal Rofik Asharuddin. Pria berusia 22 tahun itu tinggal bersama orang tuanya.

Dia memastikan bahwa tetangganya tersebut memang pria yang tergeletak di depan pos polisi usai ledakan terjadi.

Baca Juga :  Libatkan Pawartos, TNI Polri dan Puluhan Anggota Elemen Masyarakat Kartasura Sukoharjo Sasar Lokasi Kerumunan Massa

“Dari foto-foto yang beredar di sosial media, saya yakin bahwa itu Rofik,” katanya.

www.tempo.co