JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pendaftaran PPDB SMP di Sragen Dibuka 4 Juli. Disdikbud Pastikan Tetap Gunakan Sistem Online dan Zonasi 

Ilustrasi seorang siswi melihat pengumuman hasil PPDB. Dok/JSnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi seorang siswi melihat pengumuman hasil PPDB. Dok/JSnews

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen menyatakan petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 sudah selesai dibuat.

Meski demikian, masih diperlukan penyempurnaan. Penyempurnaan ditargetkan minggu depan sudah kelar.

Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi mengatakan secara umum, Juklak dan Juknis PPDB 2019 memang sudah selesai dibuat.

Mengacu jadwal yang sudah dibuat, PPDB untuk SMP akan digelar mulai 4 Juli hingga 6 Juli 2019. PPDB nantinya akan digelar dengan sistem online dan menerapkan sistem zonasi.

Baca Juga :  Disambut Tepuk Tangan, Bupati Sragen Sampaikan Batalkan Rencana Perobohan dan Pembongkaran Semua Tugu Perguruan Silat. Kapolres Tekankan Semua Jaga Kamtibmas

“Untuk Sragen, nanti PPDB SMP akan kita buka mulai tanggal 4 Juli. Kita sesuai jadwal dan mengacu pada Permendikbud. Biar cukup waktu untuk melakukan persiapan-persiapan,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (15/6/2019).

Suwardi menguraikan PPDB SMP nantinya tetap menggunakan sistem online dan zonasi. Meski banyak dikritik dan memicu pro kontra, sistem zonasi diterapkan karena itu amanah dari Permendikbud.

Sistem zonasi memang memberikan prioritas lebih pada calon siswa yang berdomisili dekat dengan sekolah. Menurutnya, sistem zonasi dimaksudkan untuk pemerataan siswa dan menghapus strata sekolah.

Baca Juga :  Pamit Gowes Sendirian, Bocah 12 Tahun Asal Tanon Sragen Ditemukan Nyasar Hingga 35 Kilometer Sampai Mantingan Jatim

“Sehingga nggak ada lagi istilah sekolah unggulan atau sekolah favorit. Semua sekolah diharapkan jadi favorit,” terangnya.

Perihal penyempurnaan pada Juklak dan Juknis, Suwardi menyebut hanya ada sedikit yang perlu disempurnakan. Setelah itu nantinya baru akan disampaikan ke bupati sebelum dilaksanakan.

Meski demikian, jadwal pelaksanaan dipastikan tidak akan berubah dari rencana awal yakni tanggal 4-6 Juli. Wardoyo