JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Penerimaan PPDB SMA di Sragen Dibagi 3 Jalur. Kuota Zona 1 Ditetapkan 90 %, Yang Agak Jauh Patokan Jarak Dihitung Dari Kantor Kelurahan 

Ilustrasi PPDB
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA di Kabupaten Sragen bakal digelar mulai 24-28 Juni 2019.

Sistem PPDB untuk SMA dipastikan masih menggunakan sistem online dengan menerapkan zonasi.

Berdasarkan aturan petunjuk teknis dan alur PPDB SMA dari Provinsi menetapkan PPDB SMA 2019/2020 menyediakan tiga jalur. Yakni jalur zona 1 untuk siswa dalam zona atau wilayah, zona 2 untuk jalur prestasi dan jalur tiga untuk jalur tugas bagi yang orangtuanya guru atau pejabat pindahan dari pusat.

Kepala SMAN 3 Sragen, Sukarno mengungkapkan untuk zona 1 atau dalam wilayah, kuota kursinya ditetapkan 90 %.

Kemudian zona 2 untuk siswa berprestasi dengan dasar nilai UNBK atau piagam penghargaan, kuotanya ditetapkan 5 %. Lalu lima persen sisanya untuk jalur tiga atau mereka yang orangtuanya guru di sekolah itu atau anak pejabat yang pindah tugas.

“Berdasarkan alur dari Disdikbud Provinsi, sementara kuotanya ditetapkan seperti itu. Tapi nanti kalau ada perubahan akan disampaikan, karena kemarin dari Pemprov masih akan mengakomodasi masukan masyarakat agar zona prestasi ditambah jadi 20  %,” paparnya Selasa (18/6/2019).

Baca Juga :  Tampil Bareng Untuk Kali Pertama, Pasangan Yuni- Suroto Lepas Ratusan Santri Lirboyo Balik ke Pondok. Yuni Sampaikan 3 Pesan, Suroto Sebut Wujud Kepedulian
Para siswa anggota Jurnalistik De Smaga SMAN 3 Sragen saat mengikuti pelatihan jurnalistik di Aula SMA setempat, Rabu (12/12/2018). Foto/Istimewa

Lebih lanjut, Sukarno menguraikan zona 1 diprioritaskan untuk calon siswa yang berdomisili di sekitar wilayah lingkungan sekolah. Prioritas penerimaan didasarkan pada kedekatan jarak rumah ke sekolah, bukan pada nilai.

“Jika nanti ada siswa yang kebetulan nilainya sama, jaraknya sama, maka akan ditentukan oleh siapa yang lebih duluan mendaftar. Kalau ternyata ndaftarnya sama persis, maka yang diutamakan yang usianya lebih tua. Kemarin juga sudah disepakati kalau ternyata agak jauh dari sekolah, maka penentuan jarak yang dijadikan patokan adalah dari kantor kelurahan ke sekolah, bukan alamat rumahnya,” tukasnya.

Kepala SMAN 1 Sragen, Beti Marga Sulistyawati menyampaikan untuk SMAN di Sragen Kota ada 3 yakni SMAN 1, 2 dan 3 Sragen. Untuk SMAN 1 Sragen juga menerapkan sistem yang sama.

Untuk zona 1 nantinya memang memprioritaskan bagi calon siswa di sekitar lingkungan sekolah dengan prioritas kedekatan jarak.

Baca Juga :  Di Hadapan Pengurus 10 Perguruan Silat di Sragen, Danrem 074 Surakarta Ternyata Akui Bangga Melihat Pesilat. Ungkap Dirinya Juga Pernah Ikut Perguruan Silat Ini!

Namun tak menutup kemungkinan siswa luar zona bisa mendaftar untuk zona jalur 2 atau jalur prestasi yang disediakan kuota 5 %.

“Misalnya zona 2 tidak terisi, nanti bisa ditutup dari zona 1. Misalkan ada siswa dari Masaran mau mendaftar SMAN 1 Sragen juga bisa. Karena untuk wilayah kota, calon siswa yang paling banyak domisilinya malah lebih dekat ke SMAN 2 dan 3 Sragen,” tuturnya.

Berdasarkan jadwal yang dilansir dari Disdikbud Provinsi Jateng, pendaftaran PPDB Online SMA akan dibuka mulai tanggal 24 Juni-28 Juni dengan tahapan verifikasi berkas untuk mendapatkan token atau akun.

Kemudian dilanjutkan tanggal 1-5 Juli 2019 dengan pendaftaran. Kepala SMAN 3 Sragen, Sukarno mengungkapkan pendaftaran bisa dilakukan dengan datang langsung ke sekolah yang didaftar, mendaftar online dari rumah atau mendaftar lewat sekolah lain. Untuk pengumuman nanti tanggal 9 Juli 2019. Wardoyo