loading...
Loading...
Ilustrasi mayat

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM-  Seorang perempuan paruh baya ditemukan pingsan seusai melakukan ritual di dua candi Sukuh dan Cetho di wilayah Jenawi dan Ngargoyoso, Karanganyar. Perempuan tanpa identitas itu kemudian meregang nyawa setelah sempat dibawa ke RSUD Karanganyar.

Data yang dihimpun di lapangan, perempuan tanpa tanda pengenal itu dikabarkan pingsan saat mengunjungi Jenawi dan Ngargoyoso pada hari Lebaran Rabu (5/6/2019).

Kemudian, korban yang dalam kondisi tak sadarkan diri itu diantar oleh seseorang yang mengaku sebagai temanhya ke RSUD Karanganyar. Menurut petugas di RSUD, korban tiba di IGD RSUD sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca Juga :  Geger Warga Kayen Ditemukan Tewas di Dekat Sumur Depan Rumah

“Menurut cerita dari temannya itu, si pasien melakukan ritual di Jenawi dan Ngargoyoso. Saat sampai di IGD, pasien sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri dan menderita serangan stroke,” papar Kabid Pelayanan dan Medis RSUD Karanganyar, Kristanto saat dikonfirmasi wartawan.

Meski tanpa identitas, korban kemudian ditangani di IGD. Sebab seseorang yang mengaku sebagai teman korban itu langsung pergi sesaat setelah mengantar.

Baca Juga :  Geger PPDB di SMPN 1 Tawangmangu Karanganyar, Pemkab Putuskan PPDB Pakai Online dan Diundur 1 Juli. Begini Sistem Penerimaan Zona 1 dan 2! 

Pasien sempat dirawat di High Care Unit sebelum kemudian meninggal pada Kamis (6/6/2019) pukul 17.00 WIB.

“Meninggalnya Kamis pukul 17.00 WIB,” tuturnya.

Jenasah perempuan itu sempat beberapa hati ada di RSUD Karanganyar. Sebab tak ada keluarga yang menjemput. Akhirnya pihak RSUD  melapor ke kepolisian dan berkoordinasi dengan Dinsos dan Dinkes Karanganyar terkait adanya pasien meninggal tanpa identitas itu.

Terpisah, Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi melalui Kapolsek Jenawi, AKP Iwan Kusnindar mengatakan sempat dikabarkan korban adalah orang Bali. Namun setelah dicek ternyata bukan.

Baca Juga :  Harga Tiket Pesawat Mahal, Begini Nasib Para Atlet Karanganyar Yang Berpotensi Dikirim ke PON XX Papua 

AKP Iwan juga menguraikan pihaknya sempat mengecek ke Candi Cetho untuk melacak informasi korban sempat pingsan saat ritual di sana. Namun setelah dicek, polisi yak menemukan adanya laporan orang pingsan saat hari kejadian di wilayah Candi Cetho.

“Memang sempat dikabarkan yang bersangkutan melakukan ritual di Candi Sukuh dan Cetho. Sudah kami cek tidak ada laporan orang pingsan di situ,” paparnya. Wardoyo

Iklan
Loading...