JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pilkada Serentak Bakal Digelar September  2020

Tempo.co
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM   –  Pemilihan kepala daerah (Pilkada)  serentak bakal digelar  pada bulan September, tahun 2020  mendatang.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum RI Arief Budiman.

“Pelaksanaan Pilkadanya September tahun depan, tapi tanggalnya belum dan nanti segera diputuskan,” ujarnya kepada wartawan usai melantik 180 komisioner dari 36 KPU tingkat kabupaten/kota di Surabaya, Kamis (13/6/2019).

Di Jatim, pada tahun depan akan diselenggarakan 19 pilkada, yakni untuk tingkat kota terdiri dari Surabaya, Blitar, Ngawi dan Pasuruan.

Sedangkan, untuk tingkat kabupaten yaitu Sumenep, Trenggalek, Banyuwangi, Blitar, Malang, Mojokerto, Tuban, Lamongan, Ponorogo, Pacitan, Sidoarjo, Jember, Situbondo, Gresik dan Kediri.

Baca Juga :  Komnas Perempuan: UU Cipta Kerja Kurangi Hak Pekerja Perempuan

Diperkirakan, kata Arief Budiman, pada September 2019 akan dilakukan peluncuran sebagai tanda dimulainya tahapan pilkada serentak atau tepat setahun menjelang pelaksanaan.

Mantan ketua KPU Jawa Timur tersebut meminta komisioner di tingkat kabupaten/kota menunggu tahapan yang disusun oleh KPU RI karena jadwal pelaksanaannya juga sama.

“KPU akan membuat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang jadwal tahapan maupun program. Dan mudah-mudahan komisioner yang baru dilantik bisa menjalankannya dengan baik,” ucapnya.

Baca Juga :  Maret -  Oktober, 253 Nyawa Tenaga Medis Terenggut oleh Covid-19

Dengan adanya PKPU tersebut, lanjut dia, nantinya KPU kabupaten/kota akan menjalankan jadwalnya, seperti kapan membuat rencana program dan membuat rencana anggaran.

Selain itu juga tentang penyusunan secara detil tahapan mulai pemutakhiran data pemilih, penetapan peserta pilkada, logistik, kampanye sampai dengan pemungutan suara.

“Insya Allah kami akan menyelesaikan PKPU untuk tahapan pilkada serentak 2020 pada Juni ini atau paling lambat Juli 2019. Setelah itu akan ditindaklanjuti di provinsi dan kabupaten/kota masing-masing,” katanya.

www.tempo.co