loading...
Loading...
Ilustrasi seorang siswi melihat pengumuman hasil PPDB. Dok/JSnews

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sempat diwarnai kisruh di awal, Pemkab Karanganyar bakal menerapkan sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online. Bupati juga mengisyaratkan menaikkan kuota untuk jalur prestasi yang semula 5 persen menjadi 20 persen.

Bupati mengatakan dari hasil evaluasi, diputuskan PPDB SMP 2019 yang semula direncanakan offline, dirubah menjadi sistem online. Waktu pendaftaran juga baru dimulai 1-4 Juli mendatang.

Baca Juga :  Cerita Bupati Karanganyar Permalukan Tim Polres di Lapangan Desa Plumbon

Bupati Karanganyar Juliyatmono pemkab memiliki kewenang untuk menerapkan kebijakan tersebut sesuai dengan kondisi yang terjadi di daerah.

Selain itu juga akan menambah kuota penerimaan siswa didik jalur prestasi menjadi 20 persen dari semula yang hanya 5 persen saja.

Baca Juga :  Gaji Dihutang 50 %, Karyawan PG Tasikmadu Karanganyar Galau. Manajemen Berdalih Cash Flow Belum Lancar 

Padahal sesuai dengan ketentuan Kemendikbud ada tiga jalur PPDB yakni sebanyak  90 persen untuk  zonasi, 5 persen jalur prestasi dan 5 persen jalur perpindahan orang tua.

“Meski diberlakukan (sistem zonasi) namun harus dilakukan dengan prestasi atau nilai peserta faxdidik. Bukan urutan atau yang duluan mendaftar,” jelas Bupati Karanganyar Juliyatmono, Senin (17/6/2019).

Baca Juga :  Sedih, Jumlah Janda Baru di Karanganyar Bertambah 2.200 Orang Hanya Dalam Kurun 1,5 Tahun 

Terkait perubahan sistem dari offline ke online, Pemkab Karanganyar akan menggunakan dana dari APBD Perubahan untuk membiayai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem online di 51 SMPN yang ada di Karanganyar. Wardoyo

Iklan
Loading...