loading...
Loading...
AKP Joko Satriyo Utomo. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Penangkapan seorang tersangka mafia sabu asal Karanganyar di wilayah Gronong, Sidodadi, Masaran, Rabu (19/6/2019) malam menguak fakta baru.

Tersangka yang diketahui bernama Ari Bowo alias Memo (33) itu ternyata tak hanya sekali berurusan dengan polisi dan penjara.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Narkoba AKP Joko Satriyo Utomo mengatakan tersangka yang diketahui berprofesi ngamen itu memang sudah sering terlibat kasus kriminal.

Baca Juga :  Terlalu Besar, Sejumlah Sapi Untuk Kurban Dibawa Pulang Lagi. Ini Harga Sapi Paling Dicari di Sragen Menjelang Idul Adha! 

“Yang bersangkutan adalah resedivis dan sudah dua kali masuk penjara. Kasusnya jambret dan dua kali dipenjara di wilayah Solo,” papar AKP Joko, Kamis (20/6/2019).

Tersangka yang diketahui tinggal di Dukuh Kebak Demang RT 01/07, Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar itu dibekuk dalam sebuah penggerebekan di Jalan Raya Solo-Sragen KM 14, Dukuh Gronong, Sidodadi tadi malam pukul 20.00 WIB.

Baca Juga :  Calhaj Termuda Sragen Diketahui Berasal dari Tanon. Yang Tertua Berusia 93 Tahun Asal Kalijambe

Data yang dihimpun di lapangan, penggerebekan dilakukan atas laporan warga terkait informasi adanya transaksi narkoba yang melibatkan tersangka. Berbekal informasi itu, tim langsung diterjunkan untuk melakukan pengintaian.

Barang bukti sabu yang diamankan di Polres Sragen. Foto/Wardoyo

Tepat sekira pukul 20.00 WIB, tim yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Joko Satriyo Utomo langsung bergerak melakukan penangkapan. Saat ditangkap tersangka mengendarai motor Suzuki Shooter AD 3204 ABF.

“Saat digeledah diamankan satu paket plastik klip bening berisi serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu berat kotor 0.35 gram. Kemudian satu potong celana pendek jeans warna biru merk Rippart. Dan satu unit motor yang dikemudikan korban,” terang AKP Joko.

Baca Juga :  Kawal Gerakan Perang Money Politik, Polres Sragen Kerahkan 264 Babin. Kapolres: Tidak Ada Satupun Babin Yang Tak Tahu Tugas Pokoknya! 

AKP Joko menambahkan tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009, Tentang Narkotika. Wardoyo

 

Iklan
Loading...