loading...
Foto/Humas Polda

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM Meski sempat diguncang bom bunuh diri, Pos Polisi (Pos Pol) di Kartasura Sukoharjo kembali berfungsi normal sebagai Pos Pantau arus Mudik di Bundaran Kartasura Sukoharjo.

Polisi kembali menempati pos polisi tersebut setelah tadi malam di sterilkan karena terjadi aksi bom bunuh diri tepat di Pos Pol tersebut, Rabu (04/06/2019).

Pasca kejadian ledakan Bom arus lalu lintas di Bundaran Tugu Kartasura memang sempat ditutup total.

Namun pagi tadi kendaraan sudah diperbolehkan untuk melintas di bundaran Tugu Kartasura. Personil Polres Sukoharjo kembali berjaga di persimpangan titik temu kendaraan dari arah Semarang, Solo dan Yogyakarta. Untuk arus kendaraan terpantau normal.

“Bundaran Tugu Kartasura ini menjadi persimpangan yang sangat penting karena merupakan titik temu kendaraan dari arah Semarang, Solo dan Yogyakarta. Kalau kepadatan kendaraan tidak segera di urai akan terjadi ketersendatan lalu lintas dari arah atau menuju 3 kota besar tersebut,” kata Ka Pos Pol Kartasura, Ipda Kurniawan Triatmaja dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Corona, Polisi Bubarkan Anak Nongkrong Malam-Malam di Wilayah Jepara Kota

Kurniawan mengatakan sesuai instruksi dari pimpinan Polri, para personil yang bertugas diminta untuk selalu berhati hati dan waspada. Adapun arus kendaraan yang melintas di simpang kartasura tersebut masih terpantau lancar sejak pagi hingga sing hari ini.

Sebelumnya tepatnya tadi malam, Selasa (03/06/2019) 22.00 WIB terjadi ledakan yang diduga bom bunuh diri mengguncang Pos Polisi Polres Sukoharjo di persimpangan tugu kartasura.

Meski saat ledakan terjadi ada personil yang berjaga di Pos Pol, namun tidak ada korban jiwa dari pihak aparat. Satu satunya korban adalah pria yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri.

Baca Juga :  Tangkap Bandit Motor, Polisi Malah Ketakutan Karena Suhu Tubuhnya 38 Derajat dan Mengaku Habis Kontak dengan Temannya di Jakarta. Akhirnya Langsung Dibawa ke Rumah Sakit

Terduga pelaku RA saat ini masih di rawat di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang Jawa Tengah. Menurut informasi yang diterima, pelaku masih hidup dan hanya meanggalami luka luka lecet akibat ledakan.

Namun demikian terduga masih pendapatkan perawan intensif sampai kondisinya pulih. Wardoyo