loading...
Ilustrasi lari pagi. pexels

KAJEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Beberapa penyakit yang biasa muncul saat musim pancaroba adalah flu, demam berdarah, asma, maupun diare.  Saat musim pancaroba ini daya tubuh seseorang rentan terhadap beberapa penyakit.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupeten Pekalongan mengimbau warga waspadai beberapa gangguan kesehatan.

Kepala Dinkes Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro mengatakan  pihaknya mengimbau agar daya tahan fisik terus dijaga, rajin berolah raga, dan makan serta minum yang cukup.

“Pada musim pancaroba cuaca menjadi tidak menentu. Seperti cerah dan panas di pagi hari namun menjadi berangin dan juga disertai hujan di sore hari. Kondisi ini rentan bagi kesehatan. Suhu udara yang bergerak secara cepat menjadi lembap atau dingin dapat memudahkan virus dan bakteri berkembang cepat,” kata Setiawan Dwi Antoro saat ditemui Tribunjateng.com di kantornya, Jumat (28/6/2019).

Baca Juga :  Viral Hirup Uap Panas Bunuh Virus Corona, Dokter Spesialis Penyakit Dalam: Tidak Bermanfaat

Wawan mengungkapkan dalam situasi seperti ini hal yang paling penting adalah menjaga kesehatan.

Di antaranya yaitu tidur dan istirahat yang cukup, makan, dan minum yang cukup.

“Kondisi pancaroba, daya tahan tubuh seseorang tentunya berbeda-beda. Di daerah yang dingin bisa pakai selimut, silakan disesuaikan dengan situasi. Sehingga, tubuh bisa beradaptasi dengan situasi sekarang,” ungkapnya.

Pihaknya mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan, untuk menjaga kondisi badan terlebih nanti akan memasuki musim kemarau.

Baca Juga :  Ingin Bikin Hand Sanitizer Sendiri? Ini Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan

“Antisipasi untuk penyakit Ispa dengan perbanyak minum air, memakai masker jika melewati wilayah berdebu dan jika telah terjangkit bakteri segera berkonsultasi ke pusat kesehatan setempat,” tambahnya.

www.tribunnews.com