JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

459 Kendaraan Dinas di Sragen Diperiksa, Sebagian Ditemukan Lecet-lecet dan Lampu Mati. Berikut Hasil Temuannya! 

Pengecekan kendaraan dinas milik Pemkab di halaman Gedung SMS, Selasa (30/7/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Pengecekan kendaraan dinas milik Pemkab di halaman Gedung SMS, Selasa (30/7/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Ratusan kendaraan dinas, khususnya roda empat, milik Pemkab Sragen diapelkan secara serentak Selasa (30/7/2019) pagi. Dari hasil pengecekan, sebagian mobil dinas ternyata ditemukan dalam kondisi tak beres.

Ada yang sudah kusam, lampu mati, boret hingga bannya sudah agak mulus. Apel kendaraan dari semua dinas itu digelar di halaman Gedung Sasana Manggala Sukowati.

Apel dipimpin Sekda Sragen, Tatag Prabawanto. Sekda mengatakan kegiatan pengecekan itu ditujukan untuk mengetahui kondisi unit kendaraan secara fisik dan juga administrasi. Sebab Pemkab mengkhawatirkan aset tersebut kurang terurus baik secara fisik maupun administrasi.

Usai sambutan Sekda, petugas UPTD Penguji Kendaraan Bermotor (KIR) Dinas Perhubungan langsung bekerja mengecek satu persatu kondisi fisik dan kelengkapan surat menyurat mobdin.

Baca Juga :  Terungkap, Aksi Perusakan Tugu PSHT di 3 Kecamatan di Sragen Libatkan Rombongan IKSPI. Diduga Untuk Show Of Force, Sempat Kocar-Kacir Dihalau Polisi Hingga Puluhan Motor Ditinggal

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Sragen Dwiyanto mengatakan, sebanyak 459 kendaraan roda empat. Namun ada beberapa kendaraan yang tidak diapelkan khususnya operasional seperti truk sampah dan juga ambulance.

“Ada beberapa mobil yang tidak dapat hadir karena beropersional seperti ada yang dinas keluar kota, ambulan, truk mobil sampah karena memang terus beroperasional,” papar Dwiyanto disela memimpin pemeriksaan.

Lebih lanjut, ia menyampaijan ada beberapa aspek yang dilakukan pengecekan. Di antaranya sisi jumlah, keberadaan unit, kondisi kendaraan dan ketertiban administrasi seperti pajak atau STNK.

“Pemeriksaan masih berjalan tapi ya rata-rata kondisi fisik kita lihat,” tandasnya.

Baca Juga :  Pamit Gowes Sendirian, Bocah 12 Tahun Asal Tanon Sragen Ditemukan Nyasar Hingga 35 Kilometer Sampai Mantingan Jatim

Kepala UPT Penguji Kendaraan Bermotor (KIR) Dinas Perhubungan Junaedi mengatakan, pengecekan yang dilakukan hanya sebatas pada kondisi visual. Artinya tidak dilakukan ramp check.

Hasil pemeriksaan pada umumnya kendaraan tersebut masih laik jalan. Akan tetapi, memang ada kendaraan dinas yang ditemukan sedikit bodi lecet dan lainnya.

“Rata-rata hasil pemeriksaan ganti oli, kondisi bannya diganti, lampu mati, body mobil lecet-lecet, kondisi mesin rutin melakukan servis, untuk administrasi tertib melakukan pajak,” paparnya.

Namun Junaedi tak menyebut kendaraan dinas dari Satker mana saja yang kedapatan sudah terluka fisik tersebut. Selanjutnya, usai pengecekan, kendaraan dikembalikan ke dinas masing-masing sesuai penanggungjawabnya. Wardoyo