loading...
Loading...

SOLO, Joglosemarnews.com – Untuk menciptakan keselamatan berlalu lintas, Dinas Perhubungan Kota Solo menyelenggarakan acara Zona Selamat Sekolah (ZSS) yang bertempat di Gedung Dinas Perhubungan Kota Solo,  Selasa (30/7/2019).

Acara tersebut diselenggarakan untuk memenuhi program dari Dinas Perhubungan Kota Solo terkait bimbingan Zona Selamat Sekolah Dengan Target 3.000 anak per tahun.

Kasi Bimbingan Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Solo, Agus Dwianto mengatakan, acara tersebut digelar hasil kerja sama dengan SDN Kestalan 5.

Baca Juga :  Wouw, Siswa SD Kemasan 2 Surakarta Praktik Bikin Film

Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 47 siswa yang dibagi menjadi kelas A sejumlah 24 anak dan kelas B sejumlah 23 anak.

“Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu diawali dengan pengenalan rambu petunjuk, rambu larangan dan rambu perintah serta cara menyebrang jalan yang baik dan benar. Kemudian dilanjutkan dengan di tunjukan ruang CCTV kami.” Imbuhnya.

Agus mengatakan, acara tersebut dihelat untuk memberikan pemahaman kepada pelajar terkait berlalu lintas yang baik dan berkeselamatan.

Baca Juga :  Persemki : Lulusan Sekolah Kesehatan Diuntungkan Dalam Era Revolusi Industri 4.0 Karena Tidak Terganti Dengan Robot

Hal  tersebut menurutnya, perlu diberikan pemahaman sejak dini. Harapannya, anak sekolah bisa memahami cara berlalu lintas yang baik, bisa tertib sehingga bisa menjadi berkeselamatan.

“Karena banyak laka lantas itu terjadi pada anak anak di usia dini yang belum paham tentang berlalu lintas yang baik,” katanya.

Sementara itu, Asih Darianti selaku guru kelas 1 B SDN Kestalan No 5 mengatakan, pihaknya sudah bekerja sama lama dengan pihak Dishub.

“Biasanya kami didatangi oleh pihak Dishub, tapi kali ini kami yang datang ke Dishub,” ujarnya.

Baca Juga :  Nadiem Tak Mau Kasus Atap Sekolah Ambruk Terjadi Lagi

Asih berharap dengan kegiatan tersebut, anak didik akan mampu membaca rambu-rambu lalu lintas sejak dini. Tak hanya mampu membaca, namun anak-anak juga diharapkan bisa mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga lebih bisa bersosialisasi seperti ini, sehingga anak mampu mengetahui peraturan lalu lintas dan rambu lalu lintas yang akan mereka temui setiap harinya di jalan,”  pungkasnya. A Setiawan

Loading...