JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

8 Kali Sukses Maling, Remaja Alap-alap Helm Apes di Aksi Kesembilan. Tertangkap Basah dan Dibekuk Rame-rame Oleh Warga 

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

SALATIGA, JOGLOSEMARNEWS.COM Tim Unit Reskrim Polsek Sidorejo berhasil mengamankan pelaku pencurian helm yang sudah malang melintang di wilayah Kota Salatiga. Tersangka yang diketahui bernama Eko itu dibekuk saat menyikat helm milik Septian Adi Prasetyo warga Tarakan Barat sekitar pukul 20.30 WIB tadi malam.

Pencurian terungkap ketika korban barusaja memarkirkan Sepda Motor Yamaha BISON warna abu-abu. Kemudian ia di berlanjut bermain game online bersama teman – temannya.

Sekitar pukul 23.30 WIB terdengar suara dari luar ada yang berteriak dengan menanyakan ini helm siapa?

Baca Juga :  300 Kasus Covid-19 dari Klaster Perusahaan di Semarang, Hendi : Jadi Fokus Penanganan

Sontak Septian menoleh dan menghampiri sumber suara dengan segera memastikan helm yang ditunjukkan adalah helm miliknya. Kusman yang mengamankan Helm menyampaikan bahwa helm ini sudah dicuri oleh tersangka Eko yang sudah diamankan oleh warga sekitar.

Tidak lama berselang anggota Polsek Sidorejo mendatangi lokasi kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Sidorejo Iptu Danang menyampaikan memang sudah mengamankan pelaku pencurian helm di Jalan Diponegoro.

“Sedang kita kembangkan lokasi mana saja Eko ini beraksi. Sampai saat ini menurut pengakuannya sudah ada 8 lokasi di daerah Salatiga. Kita akan dalami alur peredaran Helm curian ini karena sangat meresahkan warga,” jelasnya dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Cegah Pungli di Sekolah, Pengawasan Sistem Pendidikan Jadi Prioritas

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono melalui Kapolsek Sidorejo AKP Harjan Widodo membenarkan bahwa Satreskrim Polsek Sidorejo telah mengamankan pelaku pencurian Helm yang sangat meresahkan warga.

“Kami akan dalami dan ungkap sampai ke akar – akarnya jangan sampai tindakan kriminal yang bisa di bilang sepele ini membuat warga Kota Salatiga resah,” tegas Kapolsek. JSnews