JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Awas, Jelang Pilkades dan Pilkada 2020, Bantuan Droping Air Bersih Dinilai Rawan Ditumpangi Politik. Pemkab Minta Semua Droping Dikoordinasi Dengan BPBD 

Ilustrasi ratusan jeriken milik warga di wilayah krisis air di Kowang, Ngargotirto, Sumberlawang antri berderet menunggu kucuran droping dari Tim Rescue TAB, Selasa (23/10/2018). Foto/Wardoyo
Ilustrasi ratusan jeriken milik warga di wilayah krisis air di Kowang, Ngargotirto, Sumberlawang antri berderet menunggu kucuran droping dari Tim Rescue TAB, Selasa (23/10/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Bantuan air bersih dari komunitas maupun masyarakat untuk warga rawan kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Sragen dinilai rawan ditumpangi muatan politik.

Pasalnya sebentar lagi akan berlangsung pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak dan juga menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Oleh sebab itu Pemkab Sragen meminta kepada masyarakat, instansi atau komunitas yang hendak memberikan bantuan air bersih ke dusun atau desa harus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana  Daerah (BPBD).

Baca Juga :  Innalillahi, Satu Penumpang Helikopter yang Hilang di Belitung Ternyata Berasal dari Miri Sragen. Bernama Aipda Joko

“Mereka yang hendak memberikan bantuan air bersih, kami minta tolong untuk berkoordinasi dengan BPBD,” kata Sekretaris Daerah Sragen Tatag Prabawanto, Senin (8/7/2019).

Dia mengungkapkan, permintaan ini disampaikan untuk mencegah agar bantuan yang diberikan tidak menumpuk di suatu titik. Sementara titik yang lainnya tidak pernah mendapat sama sekali. Selain itu juga menghindari kepentingan politik dari pihak-pihak tertentu saat mendekati pesta demokrasi di Sragen.

Baca Juga :  Kenali 2 Jenis Apel Malang, Oleh-Oleh Khas Malang. Ada yang Manis dan Ada yang Masam Lho

Pria yang juga ex officio juga Kepala BPBD Sragen itu mengungkapkan, berdasarkan pengalaman selama ini memang banyak sekali instansi, komunitas dan kelompok masyarakat yang memberikan bantuan air bersih hanya berdasarkan pemetaan sendiri.

Karena kurang adanya koordinasi dengan BPBD, maka ada daerah yang sering  mendapatkan bantuan air bersih, ada pula yang sama sekali tidak mendapatkannya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com