JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Detik-Detik Pencuri Beraksi di Parkiran Toko Mertoyudan Terekam CCTV. Korbannya Bu Guru 

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Aksi pencurian di dashbord sepeda motor milik guru yang sedang belanja terekam CCTV.

Pelaku Adi Mudam (34), Warga Kalinegoro Mertoyudan Magelang ditangkap petugas karena telah melakukan pencurian sebuah Dompet berisi HP, uang tunai sebesar Rp.1.400.000 dan beberapa indentitias dan ATM.

Korbannya beenama Kartini, (35) guru asal Dusun Nglerep 05/011, Deyangan, Mertoyudan, Magelang.

“Kejadian Senin, 8 Juli 2019, Ketika itu saya sedang belanja di toko Ibu Etik Pasar Sraten Donorojo, Mertoyudan Magelang. Barang berupa dompet saya taruh di dasbor sepeda yang saya parkir di depan toko. Ketika akan membayar belanja diketahui dompet sudah tidak ada ditempatnya, dan selanjutnya kejadian tersebut kami laporkan ke Polsek Mertoyudan,“ terang Kartini .

Baca Juga :  Sambut HUT Bhayangkara ke-74, Polres Pekalongan Bersihkan Taman Makam Pahlawan

Setelah mendapatkan laporan Unit Reksrim Polsek Mertoyudan dipimpin oleh Ipda Toyib melakukan penyelidikan dan memeriksa CCTV yang berada di lokasi.

Kemudian petugas bisa mengindentifikasi pelakunya selanjutnya dilakukan penangkapan.

Di depan petugas tersangka Adi Mudaim mengakui semua perbuatanya, dan petugas telah mengamankan sebagai barang bukti.

“Berupa Satu HP merk samsung J5 dan Dompet warna coklat berisi KTP, Sim C, ATM BNI, ATM BRI semua atas nama korban,” paparnya dilansir Tribratanews.

Baca Juga :  Bawaslu Petakan Kerawanan Tinggi Pilkada 2020 di Jateng

Kapolsek Mertoyudan AKP Panca Widarsa membenarkan anggotanya telah berhasil menangkap pelaku curat.

Sekarang tersangka berada di Sel Polsek Mertoyudan sedang dalam penydidikan serta pengembangan.

Tersangka mengakui perbuatanya dari hasil kejahatanya dipakai untuk kebutuhan sehari- hari karena ia sebagai pengangguran.

Dengan perbuatanya tersangka di jerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun dan denda Rp, 60 juta rupiah. JSnews