JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ditanya Kapolres, Pencuri di Sragen Ini Minta Ditembak Saja 

Tersangka pencurian sepeda onthel saat dibekuk di Polres Sragen. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tersangka pencurian sepeda onthel saat dibekuk di Polres Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Polres Sragen berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda onthel yang selama ini kerap terjadi dan meresahkan masyarakat. Menariknya, saat ditanya Kapolres, tersangka yang ketahuan sudah berkali-kali mencuri onthel itu mengaku pilih ditembak saja jika masih mengulangi.

Aksi pencurian terakhir dilakukan saat acara  Car Free Day (CFD), hari Minggu sekitar pukul 08.00 WIB di depan Batik Sukowati Sragen. Pelaku bernama Suparno (46), warga Jantran RT 29, Desa Pilang, Kecamatan Masaran.

Baca Juga :  Beredar Pengakuan Salah Satu Pelaku Perusakan Tugu PSHT di Sragen. Sebut Seseorang Berinisial Pak W Yang Menyuruh Melakukan Perusakan

“Jadi tersangka ini rupanya sudah terbiasa melakukan pencurian sepeda angin,” kata Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, Kamis (18/7/2019).

Pada saat ditangkap perbuatan itu adalah yang keempat kalinya dilakukan. Dia memanfaatkan kelengahan pemiliknya pada saat mengikuti olah raga di CFD.

“Rupanya tersangka ini pura-pura ikut olah raga sambil mengintai sepeda. Tersangka selalu mengambil sepeda merk Polygon, yang laku dijual,” ujarnya.

Baca Juga :  Sering Bikin Geger, Bupati Sragen Tegaskan Tak Ada Lagi Izin Pendirian Tugu Perguruan Silat. Tugu Yang Ada Bisa Dirobohkan Jika Ada Pelebaran!

Pelaku merupakan residivis perkara yang sama dengan TKP di Masaran sekitar tahun 2010.

Kepada Kapolres dan wartawan pelaku mengaku menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatannya. Bahkan ketika ditanya Kapolres kalau ketangkap lagi ingin diapakan? Pelaku minta supaya ditembak saja.

“Tembak saja kalau ketangkap lagi,” ujarnya. Wardoyo