JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gara-gara Diang, Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Sumberlawang Sragen. Warga Panik Berhamburan Bantu Pemadaman 

Tim gabungan dan warga saat memadamkan sisa kobaran api yang membakar rumah warga Ngargosari, Sumberlawang, Kamis (18/7/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim gabungan dan warga saat memadamkan sisa kobaran api yang membakar rumah warga Ngargosari, Sumberlawang, Kamis (18/7/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Musibah kebakaran kembali terjadi di Sragen. Kamis (18/7/2019) siang, sebuah rumah milik warga di Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang hangus dilalap si jago merah.

Rumah yang terbakar diketahui milik Suwar (43) warga Dukuh Bulakrejo RT 23, Ngargosari, Sumberlawang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 10 juta.

Data yang dihimpun di lapangan, api kali pertama muncul sekitar pukul 11.45 WIB oleh tetangga korban. Siang itu, kebetulan rumah dalam kondisi kosong.

Istri korban, Sulastri (40) sedang berbelanja di warung wilayah setempat. Saat itu, warga langsung kaget mendapati kepulan asap dan kobaran api dari arah belakang rumah korban.

Baca Juga :  Sering Bikin Geger, Bupati Sragen Tegaskan Tak Ada Lagi Izin Pendirian Tugu Perguruan Silat. Tugu Yang Ada Bisa Dirobohkan Jika Ada Pelebaran!

Bersamaan dengan itu, istri korban yang menerima kabar rumahnya terbakar, langsung bergegas pulang. Tak lama berselang, warga langsung berhamburan membantu pemadaman dengan peralatan seadanya.

“Karena kondisi api makin membesar dan warga kewalahan, akhirnya melaporkan ke Damkar Sragen. Tim dari Damkar langsung meluncur ke lokasi bersama relawan kami membantu pemadaman,” papar Kalakhar BPBD Sragen, Sugeng Priyono, Kamis (18/7/2019).

Berkat kesigapan warga dan tim gabungan Damkar, BPBD dan aparat terkait, api bisa terlokalisir pukul 12.56 WIB.

Namun sebagian rumah korban sudah ludes dilalap si jago merah. Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp 10 juta.

Baca Juga :  Sragen Masih Zona Kuning Covid-19, Hari Pertama Masuk Sekolah Hanya Berlaku Untuk Siswa Baru Saja. Jumlah Siswa Dibatasi, Sebelum Masuk Diperiksa Ketat

Terpisah, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP di lokasi, api diduga dipicu oleh api diang (perapian) yang dinyalakan di kandang belakang rumah korban.

Diduga api diang itu merembet dan berkobar melahap kandang serta sebagian rumah belakang.

“Pemicunya api diang di kandang. Himbauan kami, warga yang memiliki ternak untuk waspada dalam membuat perapian atau diang. Karena musim kemarau sangat rawan terjadi kebakaran,” tandasnya. Wardoyo