JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Geger Tayuban di Tasyakuran Kades, Pengunjung Tewas Saat Menyanyi di Atas Panggung

Foto/Humas polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas polda

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Prembun digegerkan dengan insiden tayuban berujung duka. Salah satu pengunjung pertunjukan seni budaya Tayub, Darmuji (67) warga Desa Pesuningan, Kecamatan Prembun.  Kabupaten Kebumen meregang nyawa saat menyanyi.

Darmuji diketahui tiba-tiba tersungkur di atas panggung saat menyumbangkan lagu dalam acara tasyakuran Kades Kedungdowo, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen, Sabtu (27/7/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.

Namun setelah sampai di UGD Klinik Pratama Centra Medika Desa Mulyosri Kecamatan Prembun, Darmuji dinyatakan telah meninggal oleh tim Medis.

Baca Juga :  Sektor Industri Jadi Klaster Baru Covid-19, PKM di Kota Semarang Diperpanjang

Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kasubbag Humas Kompol Suparno saat dikonfirmasi mengatakan, korban meninggal karena penyakit serangan jantung, sesuai keterangan tim medis.

“Kami saat melakukan pengamanan pertunjukkan, tiba-tiba korban tidak sadarkan diri. Selanjutnya kami larikan ke Klinik, namun korban tetap tidak tertolong,” jelas Kompol Suparno, Minggu (28/07/2019) dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Selanjutnya tim Inafis yang datang ke Klinik tidak menemukan tanda penganiayaan atau tanda yang mencurigakan, yang mengarah ke tindak pidana.

Baca Juga :  Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Ganjar Minta Ada Simulasi Penanganan Pengungsi

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban pada hari Sabtu (27/07/2019) malam mendatangi pertujukan seni budaya Tayub di rumah Kades Kedungdowo, acara tasyakuran memenangkan Pilkades.

Pada saat itu, korban menyumbangkan lagu dan naik ke atas panggung.

Namun di tengah pertunjukkan, korban meletakkan mic dan terjatuh.

Selanjutnya berdasarkan keterangan keluarga, korban mempunyai riwayat tekanan darah tinggi. Sebelum meninggal, korban mengkonsumsi sate dan minum kopi.

Saat ini korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan secara adat. JSnews