loading...
Loading...
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyambangi warga untuk mendorong agar mau imunisasi, Selasa (2/7/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Banyaknya warga yang menolak melakukan imunisasi membuat Pemkab Karanganyar memberikan kesempatan satu minggu. Mereka diberi waktu satu minggu bagi keluarga yang sebelumnya menolak imunisasi untuk kembali merenung demi untuk kesehatan anak.

Hal itu diungkapkan Bupati Juliyatmono saat bersama tim Dinas Kesehatan menyambangi warga yang menolak imunisasi di daerah Tanen, Kemuning, Ngargoyoso, Selasa (2/7/2019).

Baca Juga :  Duh, Jas dan Rok Untuk Pelantikan DPRD Baru di Karanganyar Tak Sesuai Bayangan, Sejumlah Legislator Kecewa. Ukuran Rok Dinilai Terlalu Tinggi 

Bupati mengatakan Pemkab memberi waktu seminggu untuk merenung. Dalam seminggu ke depannya petugas dari puskesmas akan datang kembali untuk menanyakan kesediaan mereka apakah sudah bersedia atau belum.

“Jika memang tidak mau, dipersilahkan membuat surat pernyataan dan membubuhkan tanda tangan diatas matera,” tegas Juliyatmono kepada wartawan.

Baca Juga :  Semarakkan HUT ke-74 RI, De Tjolomadoe Gelar Event Run 7,4K  Berhadiah Jutaan Rupiah

Salah satu keluarga yang menolak imunisasi adalah Tardi. Kepada Tardi, salah satu warga yang dikunjunginya Juliyatmono bertanya alasan kenapa putranya sampai saat ini belum mau diberikan imunisasi.

Padahal imunisasi penting buat tumbuh kembang anak.

Baca Juga :  Pendaki Lawu Ditemukan Mendadak Lemas di Jalur Pendakian. Diketahui Berasal Dari Grobogan 

“Saya ini sowan ke Bapak, untuk menanyakan mengapa sampai saat ini belum mau diberikan imunisasi. Imunisasi itu bertujuan untuk anaknya sehat, anaknya pinter, sholeh,” ujar Juliyatmono pada Tardi. Wardoyo

Iklan
Loading...