loading...
Loading...
Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM -Pertemuan dua tokoh yang sebelumnya bertarung di ajang Pilpres 2019, Jokowi dan Prabowo terjadi nyaris tak terduga-duga oleh banyak pihak.

Sebenarnya siapakah tokoh di balik layar yang berperan mempertemukan keduanya?
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menyebut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) salah satu tokoh yang punya peran besar.

“Terima kasih Pak Jusuf Kalla, akhirnya pertemuan Kangmas Joko Widodo dan Mas Prabowo Subianto bisa terjadi. Ini sebuah langkah awal menuju Indonesia Bekerja untuk menuju masyarakat Adil Makmur,” kata Arief lewat keterangannya pada Sabtu (13/6/2019).

Arief mengaku dirinya dan Jusuf Kalla sudah intensif berkomunikasi sejak 1 Mei 2019, keduanya sepakat, apapun hasil Pilpres bisa diterima kedua belah pihak dan kemudian mempersatukan kembali para pendukung 01 dan 02.

“Tidak mudah dan tidak gampang mengatur dua tokoh ini bertemu walau keduanya sebenarnya mereka sangat dekat dan bersahabat,” ujarnya.

Setelah keributan di Bawaslu tanggal 22 Mei 2019, kata dia, dirinya dan JK Saya saling menelpon untuk mengatur pertemuan. JK kemudian bertemu dengan Prabowo agar bisa mencairkan suasana setelàh keributan 21-22 Mei 2019.

Baca Juga :  Setelah Dicopot, Ari Askhara Terancam Penjara dan denda Rp 5 Miliar

Selanjutnya, kata Arief, ia dan JK selalu berkomunikasi untuk bagaimana mencari jalan mempertemukan kedua tokoh nasional tersebut.

Jumat pukul 10 pagi, Arief mengatakan JK menelepon dan mengatakan sudah saatnya Prabowo bertemu dengan Jokowi.

“Pak JK tanya, Rif, Pak Prabowo di mana. Saya bilang di Jakarta baru dari luar negeri. Pak JK bilang sudah saatnya untuk dibuat pertemuan. Pak JK akan bicara hari ini pada Pak Joko Widodo,” ujar Arief.

JK kemudian mengusulkan agar pertemuan itu tidak perlu formal dan tidak membahas politik.

“Saya katakan, oke Pak JK. Nanti Saya sampaikan juga sama Pak Prabowo tentang usulan pertemuan itu. Tapi akhir happy ending pertemuan Kangmas Joko Widodo Dan Mas Bowo. Kita harus salut dan berterima kasih sama Pak JK,” ujar dia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo juga turut membantu menjembatani pertemuan dua tokoh yang pernah berlaga di pemilihan presiden 2019 tersebut.

Baca Juga :  Layanan Garuda Dijamin Tak Terganggu Pasca Pencopotan 4 Direktur Garuda

“Ada Pak BG, Pak Pram, Pak Edhy Prabowo (yang menjembatani) mereka memang bersahabat,” ujar salah satu menteri yang dekat dengan Jokowi tersebut.

Pramono Anung tak menampik peran besar Budi Gunawan dalam menjembatani pertemuan Jokowi-Prabowo. Pramono menyebut BG bekerja tanpa ada suara.

“Dan alhamdulillah apa yang dikerjakan, hari ini tercapai,” ujar Pramono di lokasi yang sama.

www.tempo.co

Loading...