loading...
Loading...
Tim pemadam saat melakukan pemadaman di lokasi kebakaran lahan tebu di Pantirejo, Sukodono, Rabu (10/7/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Musibah kebakaran terjadi di lahan tebu Dukuh Bogowanti RT 17, Desa Pantirejo, Sukodono, Rabu (10/7/2019) siang.

Kobaran api melahap lahan tebu siap panen milik Surono (55) PNS asal Dukuh Margorejo RT 11, Desa Pantirejo, Sukodono, Sragen.

Kebakaran terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran kali pertama diketahui oleh Tukimin (60) petani dukuh setempat.

Siang itu, saat ia hendak ke sawah dan melintasi lahan tebu milik korban, ia kaget mendapati kepulan asap dan kobaran api.

Karena api makin membesar, ia langsung berteriak minta tolong kepada warga lain.

Baca Juga :  Detik-detik 10 Menit Nan Mencekam Angin Menyapu Donoyudan Kalijambe.  Puluhan Pohon Besar Tumbang, Puluhan Rumah Diterpa Kerusakan 

Dalam sekejap, warga berhamburan melakukan pencegahan agar api tak merembet karena lokasi lahan tebu yang terbakar berada dekat dengan permukiman warga.

Sementara saat dikontak, pemilik lahan sedang berada di Ngawi Jawa Timur. Bersamaan dengan itu, tiga mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi membantu pemadaman.

Beruntung, berkat kesigapan warga dan tim PMK, api berhasil dipadamkan dan tak sampai merembet ke lahan lain maupun ke permukiman.

Namun, lahan tebu seluas 1,5 hektare sudah ludes terbakar. Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi membenarkan kebakaran tersebut.

Baca Juga :  Jeritan Petani Sragen Didera Kelangkaan Pupuk. Gerilya ke Kios-Kios Tapi Kosong, Harga Non Subsidi Pun Mencekik 

Menurutnya tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun kerugian material.ditaksir mencapai Rp 5 juta.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” paparnya Rabu (10/7/2019). Wardoyo

 

Loading...