loading...
Loading...
Chris John bersama istrinya, Anna Maria Megawati dan kedua putri mereka, Maria Luna Ferisha (paling kanan) dan Maria Rosa Chrstiani. foto: Tempo.co/istimewa

KUPANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mantan juara dunia tinju asal Indonesia, Chris John, bakal naik ring lagi. Tak tanggung-tanggung, ia akan meladeni Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat.

“Saya siap ladenin Gubernur NTT untuk berapa ronde saja,” kata Chris John saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Jumat, (5/7/2019).

Pertarungan persahabatan antara Chris John dan Gubernur NTT dijadwalkan akan berlangsung dua ronde dan akan berlangsung pada 7 Juli 2019. Namun, Chris John mengaku siap bermain lebih lama. “Tergantung gubernur saja mau berapa ronde,” katanya.

Pertarungan eksibisi ini merupakan bagian dari The Border Battle, kejuaraan tinju dunia yang digelar di Kota Kupang, NTT, pada 5-7 Juli 2019. Kejuaraan tinju dunia yang dipromotori Elisabet Liu akan mempertandingkan enam partai yakni tiga partai tambahan dan tiga partai utama.

Baca Juga :  Menang 2-1 dari PSIM Yogykarta, Persis Solo Juara Paruh Musim

Chris John mengatakan Gubernur sangat mendukung terhadap acara ini sehingga gubernur ingin ikut eksibisi. “Gubernur dulunya mantan petinju, sehingga pasti masih ingat teknik tinjunya,” katanya.

Eliaabet mengatakan pertarungan antara Chris John akan menjadi pertarungan yang menarik dan membayar kerinduan penggemar tinju Indonesia. “Akan hadir juga mantan juara dunia, Elyas Pical,” tegasnya.
Dalam The Border Battle nanti akan tampil 12 petarung dari empat negara. Keempat negara yang turut serta itu adalah Timor Leste, Australia, Filipina, dan Indonesia.

Baca Juga :  Menang 2-1 dari PSIM Yogykarta, Persis Solo Juara Paruh Musim

Untuk partai tambahan ada tiga kelas yang diperebutkan yakni kelas super bulu yang diperebutkan oleh Eman Nahak petinju asal NTT, Indonesia melawan petinju asal Timor Leste Perdrinho Dorego. Kemudian untuk kelas layang Silem Serang dari NTT, Indonesia melawan Felipe Atade dari Timor Leste. Untuk partai tambahan terakhir yakni kelas menengah diperebutkan oleh Maxi Nahak dari NTT, Indonesia dan Jovelio Jose dari Timor Leste.

Sementara itu untuk partai utama tiga kelas juga yang akan dipertandingkan yakni yang pertama memperebutkan gelar juara super ringan IBO Oceania dan WBC Asia yang diperebutkan oleh John Ruba dari Indonesia dan Joepher Montano dari Filipina.

Baca Juga :  Menang 2-1 dari PSIM Yogykarta, Persis Solo Juara Paruh Musim

Kemudian juga gelar juara super bulu Internasional Boxing Organization (IBO) dan WBC Asia oleh Defry Palulu dari Indonesia dan Ivor Lastrilla dari Filipina. Yang terakhir adalah perebutan gelar juara tinju dunia kelas layang IBO antara Tibo Monabesa dari Indonesia dan Omari Kimweri dari Australia. “Pertarungan kelas utama akan berlangsung selama 10 ronde,” kata Eliaabet.

www.tempo.co

Iklan
Loading...