loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM– Seorang nenek bernama Kusini (70) warga Desa Pengalusan RT 5/RW 2, Kecamatan Mrebet, Purbalingga ditemukan tewas di rumahnya. Mayat nenek yang tinggal sebatang kara tersebut, ditemukan pertama kali oleh anaknya sendiri yang bernama Samiati (40), Jumat (12/7/2019) siang.

“Anggota Polsek Mrebet yang mendapati laporan kejadian kemudian mendatangi lokasi. Selanjutnya melakukan pemeriksaan di lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kemudian bersama tim medis Puskesmas Serayu Laramgan melakukan pemeriksaan jenazah korban,” kata Kapolsek Mrebet AKP Purwanto dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Jual Laptop Terlalu Murah Via Online, Pemuda di Cilacap Ini Malah Dibekuk Polisi. Kedok Aslinya Akhirnya Terbongkar 

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan anaknya, sebelum ditemukan meninggal, korban diantar pulang ke rumahnya, Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 07.30 WIB.

Kemudian pada Jumat (12/7/2019) sekitar pukul 11.30 WIB anaknya datang lagi untuk menjenguk, namun kondisi rumah dalam keadaan terkunci.

Baca Juga :  Menkumham Resmikan Lapas Karanganyar Dengan Pengamanan Super Ketat. Berkapasitas 696 Napi, Dikhususkan Untuk Bandar Narkoba dan Teroris 

“Karena rumah dalam keadaan terkunci kemudian anaknya meminta bantuan warga untuk mengecek. Saat dilakukan pengecekan bersama warga diketahui korban sudah tergeletak di tempat tidur dengan kondisi meninggal dunia,” kata Kapolsek.

Ditambahakan Kapolsek, bahwa dari hasil pemeriksaan bersama tim medis, tidak ditemukan tanda penganiayaan di tubuh korban.

Baca Juga :  Enam Mafia Narkoba Jepara Ditangkap Polisi. Petugas Amankan BB Bong dan Sabu, Pelaku Rata-rata Jaringan 

Diduga korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Berdasarkan keterangan anaknya, korban memiliki riwayat sakit kepala dan sakit perut. Bahkan korban mengalami ketergantungan terhadap obat sakit kepala yang selalu diminumnya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian diaerahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan,” pungkas Kapolsek. JSnews

Iklan
Loading...