loading...
Loading...
Petugas PMI Sragen dan Unit Laka Polres saat mengevakuasi jasad korban kecelakaan motor dan truk gandeng di jalan raya Sragen-Solo, Purwosuman, Sidoharjo, Sabtu (20/7/2019) siang. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut yang menewaskan pemotor di jalan raya Sragen-Solo tepatnya di Pursowuman, Sidoharjo, Sragen Sabtu (20/7/2019) siang ternyata kecelakaan karambol.

Kecelakaan yang menewaskan pemotor bernama Eko Slamet Riyadi (40) asal Lemahireng, Plosokerep, RT 27, Karangmalang, Sragen itu melibatkan sebuah mobil misterius dan truk gandeng.

Data yang dihimpun dari olah TKP, kecelakaan terjadi pukul 12.00 WIB. Korban tewas mengendarai motor Honda Verza AD 3445 BBE.

Sedangkan truk gandeng yang terlibat diketahui bernopol N 9619 UY yang dikemudikan Muhammad Arifin (23) warga Dukuh Temoeh Kidul RT,  3/1, Tempeh, Lumajang, Jatim.

Kecelakaan terjadi tepat di depan Pabril Sapi Gunung, Purwosuman, Sidoharjo.

Baca Juga :  Pejabat Sragen Yang Kepergok Mesum di Parkiran Mobil Mall Solo, Hari Ini Tak Masuk Dinas Tanpa Keterangan. Kepala Dinas Layangkan Surat Panggilan

Kronologisnya, pemotor dan mobil tak dikenal melaju dari arah Solo menuju Sragen.

Posisinya mobil tak dikenal ada di depan dan motor di belakangnya dengan jarak agak dekat. Sedangkan truk gandeng melaju dari arah Sragen.

Sesampai di lokasi kejadian, mendadak mobil misterius mengurangi kecepatan. Hal itu membuat pemotor kaget dan tak bisa menghindar.

Motor langsung menabrak mobil tersebut lalu oleng ke kanan. Nahas, saat bersamaan truk gandeng muncul dari arah berlawanan.

Motor akhirnya menabrak truk gandeng dan kemudian terlindas. Korban tewas di lokasi kejadian dengan luka parah bagian kepala dan kaki hancur.

Baca Juga :  Lagi, Ular Kobra Ditangkap di Teras Rumah Warga Sidoharjo Sragen. Mendadak Muncul, Bikin Anak-anak Yang Sedang Bermain Sempat Menjerit

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi membenarkan kejadian kecelakaan tersebut. Menurutnya kasus tersebut sudah ditangani oleh penyidik Unit Laka Satlantas Sragen. Wardoyo

 

Loading...