loading...
Loading...
Tribunnews

YOGYAKARTA, Joglosemarnews.com –
Gunung Merapi sempat mengalami empat kali guguran lava pada Senin (8/7/2019) pukul 18.00 WIB hingga Selasa (9/7/2019) pukul 06.00 WIB.

Demikian catatan dari hasil pemantauan oleh CCTV Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Menurut laporan BPPTKG yang diunggah di Twitter resminya, jarak luncur guguran lava yang terpantau pada periode tersebut adalah 550-950 meter mengarah ke hulu Kali Gendol.

Baca Juga :  Di DIY, Naiknya Iuran BPJS Berdampak Menurunnya Kepesertaan

Sementara untuk pengamatan visual, puncak Gunung Merapi dapat teramati dari pos pengamatan Jrakah, Babadan, Selo, dan Kaliurang.

Visual Gunung Merapi pada pagi ini kurang bisa teramati dari pos Ngepos karena kabut.

Baca Juga :  Penggalangan Dana Korban Klitih, Sehari Di-'Posting Terkumpul Rp 3,6 Juta

BPPTG juga merilis laporan aktivitas Gunung Merapi periode 8 Juli 2019 dari pukul 00.00-24.00 WIB.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa telah terjadi guguran lava sebanyak 11 kali ke arah tenggara atau Kali Gendol, dengan kecepatan jarak luncur berkisar 400-1000 meter.

www.tribunnews.com

Loading...