JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Misteri Potongan Tubuh PNS Wanita Hangus Terbakar di Hutan Watuagung. Ternyata Dibunuh, Dimutilasi dan Dibakar, Pelakunya Pria Muda Selingkuhannya 

Ilustrasi mayat hangus terbakar. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi mayat hangus terbakar. Foto/Wardoyo

BANYUMAS, JOGLOSEMARNEWS.COM Misteri potongan tubuh perempuan hangus terbakar yang ditemukan di hutan Watuagung, Tambak, Banyumas beberapa hari lalu akhirnya terkuak.

Polisi sukses mengungkap pelaki pembunuhan potongan tubuh yang kemudian dikenali sebagai KW (51), PNS asal Cileunyi, Bandung itu.

PNS malang itu dibunuh dengan keji oleh pria selingkuhannya bernama Deni Priyanto (38) buruh asal Gumelem, Susukan, Banjarnegara.

Tersangka dibekuk Polres Banyumas setelah melalui serangkaian pendalaman. Keberhasilan itu diungkap dalam konferensi pers hari ini tadi.

Baca Juga :  Dramatis, Diwarnai Kejar-Kejaran, 2 Pencuri Motor Petani di Sawah Salam Dibekuk Rame-rame. Kapolsek Sebut Tersangka Beraksi Gunakan Kunci Palsu!

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun memimpin langsung konferensi pers penemuan potongan tubuh terbakar di hadapan puluhan awak media di Mapolres Banyumas, Senin (15/7/2019).

Dihadapan awak media Kapolres Banyumas memaparkan kronologis penemuan potongan tubuh hangus terbakar yang terjadi berawal pada Senin, 08 Juli 2019, pkl. 16.30 WIB,  Polsek Tambak menerima laporan warga Desa Watuagung terkait penemuan diduga potongan tubuh yang sudah hangus terbakar di daerah hutan Watuangung, Tambak, Banyumas.

Baca Juga :  Mantab! Polda Jawa Tengah Bekuk 368 Tersangka dari 323 Kasus dalam Operasi Sikat Candi 2020

Dari laporan itu, kemudian dilakukan olah TKP oleh Sat Reskrim Polres Banyumas dan Unit Ident Polres Banyumas.

“Berdasarkan hasil olah TKP dilakukan penyelidikan secara detail dan berhasil mengungkap dan menangkap terduga pelaku,” papar Kapolres dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Tersangka pembunuh keji itu diketahui bernama Deni Priyanto, buruh lepas kelahiran Desember 1981, asal Desa Gumelem, Susukan, Banjarnegara. JSnews