loading...
Loading...
Teras.id

BLORA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus illegal logging di wilayah hutan Kalitengah, Desa Nglobo, Blora, Jawa Tengah diduga melibatkan oknum polisi.

Karena itu, Kepolisian Resor (Polres) Blora, akan segera melakukan pengecekan terkait adanya dugaan kasus yang diungkap oleh Petugas Perhutani KPH Cepu pada Kamis (4/7/2019) sore.

Sebanyak 5 batang kayu jati berbagai ukuran yang diangkut dengan sebuah mobil kijang bernomor polisi AA 8073 D diamankan petugas Perhutani.

Karena sopir yang bernama Margono alamat Desa Jiken. RT 01, RW 05, Kecamatan Jiken dalam pemeriksaan tidak bisa menunjukkan surat resmi kepemilikan kayu.

Baca Juga :  Moeldoko: Rocky Gerung Memandang Jokowi dengan Kacamata Buram

“Coba nanti saya cek dulu ya,” ujar Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Hery Dwi Utomo, saat dikonfirmasi, Minggu (7/7/2019).

Sebagaimana diketahui, menurut Mugni, Wakil Administratur KPH Cepu, Sopir yang bernama Margono alamat Desa Jiken, RT 01, RW 05, Kecamatan Jiken mengaku hanya disuruh mengantar ke tempat penggergajian di Desa Balongan, Kecamatan Jiken.

Berdasarkan keterangan sopir, kata dia, kayu itu juga dikawal oleh oknum yang diduga anggota polisi.

Baca Juga :  Megawati Tantang Para Pendukung Khilafah Datang ke Fraksi PDIP

“Kayu tersebut berasal dari hutan wilayah Nglobo, Kecamatan Jiken. Pengawalnya diduga oknum polisi berinisial K,” ungkapnya.

www.teras.id

Loading...