Tim Ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) Tsunami 2019 BNPB memasang rambu peringatan tsunami di kawasan wisata Pantai Tambak, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, 19 Juli 2019. (Instagram/BNPB)

BANDUNG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono, meminta warga Cilacap dan sekitarnya untuk tidak mengungsi setelah muncul kabar bohong atau hoax tsunami.

“Kepada masyarakat di Cilacap dan sekitarnya kami informasikan bahwa untuk saat ini tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan ditakutkan terkait tsunami,” kata Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Minggu, (21/7/2019).

Baca Juga :  Badalah, Kakek 62 Tahun di Bandar Lampung Dianiaya Teman saat Ikuti Acara Reuni SMA, Pelaku 5 Orang, Begini Kronologinya

Sebelumnya warga pesisir di Tulungagung juga termakan isu hoax tsunami hingga menyelamatkan diri pada Jumat malam, 19 Juli 2019. Menurut Daryono, sikap waspada harus dilakukan. “Tetapi kami minta agar masyarakat tidak terlalu takut dan khawatir berlebihan, karena malah membuat tidak produktif dan mengganggu aktivitas kehidupan normal,” ujarnya lewat pesan tertulis.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua