loading...
Loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ada kemungkinan, Lukman Hakim Saifuddin tidak akan diusulkan lagi sebagai calon menteri pada kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.

Beigtulah sinyal yang diberikan oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

“Kami ini cenderung menganut prinsip gantian gitu ya. Jadi ini setuju semua kalau soal prinsip,” kata Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/8/2019).

Arsul mengatakan, ia dan para pengurus yang hadir dalam pertemuan dengan Jokowi hari itu merupakan calon-calon menteri yang akan diajukan ketua umum.

Adapun Lukman yang kini menjabat Menteri Agama, kata Arsul, akan diberi penugasan lain oleh partai maupun pemerintahan Jokowi.

Baca Juga :  Entah Bagaimana Jalan Pikirannya, Ayah di Takalar ini Siap Nikahi Anak Kandung yang Dihamilinya. Seminggu Sekali Paksa Berhubungan, Kecuali Haid

“Kami juga harus memberikan kesempatan kader lain untuk bisa menduduki jabatan-jabatan di pemerintahan,” katanya.

Lukman menjabat sebagai menteri agama sejak 9 Juni 2014 di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II atau di era Susilo Bambang Yudhoyono.

Jabatannya itu dipertahankan ketika Jokowi dilantik sebagai Presiden 2014-2019 menggantikan SBY.

PPP sendiri hingga kini belum meminta jatah kursi di kabinet baru Jokowi-Ma’ruf. Mereka bahkan ditantang Jokowi untuk mengajukan nama kadernya untuk menjadi menteri.

Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengatakan bahwa kemungkinan partainya meminta jumlah kursi yang tak jauh berbeda dari PKB dan NasDem, yaitu kisaran 10-11 kursi.

Baca Juga :  Amien Rais Mengaku Sedih PAN Dukung Jokowi Tanpa Syarat

Namun, Suharso berharap kader-kader yang dipilih Jokowi untuk menjabat sebagai menteri tidak akan terkena reshuffle.

“Mudah-mudahan bisa selama 5 tahun. Jangan sampai di tengah diganti lagi dengan kader lain. Kita ingin kader-kader yang terbaik,” ucapnya.

www.tempo.co

Loading...