loading...
Loading...
Ilustrasi. Pexels

SUKABUMI, Jolosemarnews.com – Malang benae nasi bocah kecil Renava Salisa Putri (9). Bocah asal Kampung Babakan Jampang, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi itu tewas lantaran lehernya tertusuk pisau dapur yang dibawanya bermain-main.

Peristiwa tragis itu terjadi tak jauh dari rumahnya, Minggu (7/7/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban sempat dibawa ke RSUD Syamsudin SH untuk mendapakan penanganan medis, namun sayang detak jantungnya sudah tak terdeteksi saat tiba di rumah sakit, hanya berselang belasan menit setelah kejadian.

Ketua Tim Informasi RSUD Syamsudin SH, dr. Wahyu Handriana mengungkapkan, Revana saat tiba di unit gawat darurat sudah dalam status henti nafas dan henti jantung.

Baca Juga :  Viral Suara Misterius di Langit Makassar, Seperti Suara Burung Bersahutan Mengalahkan Suara Kendaraan, Ini Kata LAPAN

“Henti jantungnya kemungkinan sebelum masuk rumah sakit, dan saat diberikan pertolongan memang sudah tidak merespon lagi,” kata Wahyu saat dikonfirmasi, Senin (8/7/2019)

Revana dinyatakan meninggal oleh tim medis 15 menit setelah kedatangan ke rumah sakit.

“Berlumuran darah dengan luka terbuka di leher dengan lebar sekitar dua centimeter,” ungkap Wahyu.

Kedalaman luka dibagian leher kanan korban memang tidak diketahui, karena keluarga tidak mengizinkan proses otopsi.

Tim medis juga hanya mengetahui penyebab luka akibat tertusuk senjata tajam dari keluarga korban.

“Untuk karakteristik luka itu ada pada leher sebelah kanan dengan kedalaman luka belum diketahui karena belum dilakukan otopsi, dan untuk penyebab pasti apakah karena senjata tajam atau bukan, hanya bisa dijawab oleh dokter ahli forensik,” ungkap Wahyu.

Baca Juga :  Sosok Gus Muwafiq dan Jejak-jejak Ceramahnya

www.teras.id

Loading...