loading...
Loading...
Foto : istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM -Korban tabrak lari di Overpass Manahan Solo, Retnoning (54) meninggal dunia sehari setelah ditabrak. Warga Jalan Yudhistira 5, Selembaran RT 3 RW 3, Kecamatan Serengan, Solo itu saat ditabrak mobil baru saja pulang dari Terminal Tirtonadi usai mengantar anaknya yang akan berangkat kerja ke Kudus.

Anak Retnoning yang Harry Setiawan (22) menceritakan kronologi kejadian yang menimpa ibunda tercintanya tersebut. Ia tak bisa menahan kesedihan saat menceritakan kembali peristiwa tersebut. Apalagi, sebelum kejadian tabrak lari itu, ibunya baru saja mengantar dirinya ke terminal yang akan berangkat ke Kudus pada 1 Juli 2019 lalu sekitar pukul 02.00 WIB.

“Ketika itu saya baru sampai di Boyolali, tiba-tiba dikabari kalau ibu saya kecelakaan. Saya langsung turun dari bus dan batal melanjutkan perjalanan ke Kudus. Saya balek ke rumah dengan ojek online. Ibu saya dilarikan ke RS Kasih Ibu Solo. Dapat keterangan kalau tabrak lari,” ungkap Harry dengan terbata-bata.

Baca Juga :  Dankodiklatau Marsekal Muda TNI Tatang Harlyansyah Kunker ke Lanud Adi Soemarmo

Harry yang bekerja di PT Pura Barutama Kudus itu menuju ke rumah sakit dan mendapati ibunya di IGD mengalami luka cukup serius. Ada sejumlah titik luka yang menimpa ibunya. Kaki kanan patah sebanyak enam titik serta patah rahang. “Ibu saya mengalami pendarahan hebat,” ceritanya.

Upaya pertolongan yang dilakukan dokter hanya bertahan satu hari, karena Retnoning meninggal dunia pada 2 Juli 2019. Korban kemudian dimakamkan di TPU Daksinoloyo, Sukoharjo.

Harry menceritakan, dirinya bersama keluarga mencari informasi kejadian kecelakaan tersebut. Namun kesulitan mendapatkan kejelasan termasuk mencari tahu pelaku pengendara mobil yang lari usai menabrak ibunya.  Sampai akhirnya muncul video rekaman CCTV yang menayangkan proses kecelakaan tersebut. Namun sampai saat ini pihak keluarga juga masih kebingungan menemukan siapa pelaku tabrak lari itu. Apalagi tidak ada saksi-saksi saat kejadian tersebut lantaran kondisi jalan juga sepi mengingat kejadan berlangsung pukul 02.00 dini hari.

Baca Juga :  Minta Cerai, Istri Bos Klub Hiburan Terkenal di Yogyakarta dan Bali Malah Dilaporkan Atas Kasus Pencurian

Seperti diketahui, dalam dua hari ini beredar video kasus tabrak lari yakni pengendara mobil menabrak pengendara motor yang kemudian ditinggalkan begitu saja di Overpass Manahan Solo. Dari video tersebut, terlihat kejadian berlangsung malam hari saat jalanan di atas overpass sepi.

Setelah menabrak, pengendara mobil tidak turun melainkan langsung melarikan mobilnya ke arah barat. Tampak pengendara mobil melaju cukup kencang dari arah selatan (lapangan Kota Barat, Jalan Dr Moewardi) menuju ke arah barat (Plasa Manahan, Jalan Adi Sucipto).

Mobil keluar dari marka jalan. Dari arah barat muncul motor yang langsung ditabrak. Pengendara motor tampak tersungkur, tidak kunjung bisa berdiri. Namun pengendara mobil hanya berhenti bebera detik kemudian kabur.

Baca Juga :  Gembleng Jiwa Kepemimpinan, SMPN 8 Surakarta Gelar LDK

Kanit Laka Satlantas Iptu Bambang Subekti mewakili Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni membenarkan kejadian kecelakaan seperti yang termuat dalam video viral yang tersebar pada Rabu (10/7/2019) itu. Kejadian itu menimbulkan korban. “Itu kejadian tanggal 1 Juli 2019 lalu dan pelaku sampai saat ini masih dalam pencarian. Polisi sedang mengusutnya,” katanya.

Belakangan, korban tabrak lari itu diketahui bernama Retnoning Tri (54) yang beralamat di Jalan Yudhistira 5, Selembaran RT 3 RW 3, Kecamatan Serengan, Solo.

Retnoning menggunakan sepeda motor bernomor polisi (nopol) AD-2499-ES. Menurut anak korban, Retnoning mengalami patah kaki dan sempat dilarikan ke RS Kasih Ibu. Namun sehari setelah kejadian meninggal. Dia meninggal dunia pada 2 Juli 2019 pukul 21.00 WIB dan dimakamkan pada 3 Juli 2019 di TPU Daksinoloyo Sukoharjo.  Marwantoro | Syahirul 

 

 

Loading...