JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Yorrys Desak Munas Golkar Sebelum Oktober 2019, Ini Sebabnya

Tempo.co

671255 720
Tempo.co

JAKARTA, Joglosemsrnews.com  – Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai mendesak agar musyawarah nasional Partai Golkar digelar sebelum bulan Oktober 2019.

Yorrys mengatakan penyusunan kabinet periode kedua Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi salah satu alasan munas harus segera digelar.

Tak cuma soal kabinet, pembentukan alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat juga jadi alasan kubunya mendesak munas.

Menurut dia, hal serupa juga terjadi di partai-partai koalisi pengusung Jokowi yang lain, seperti PDIP, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Nasdem.

PDIP dan Nasdem akan menggelar kongres pada tahun ini, sedangkan PKB akan melangsungkan muktamar.

“Secara implisit, kami membaca dalam perspektif politik dengan keinginan pemerintahan Jokowi yang baru, sebelum penetapan DPR periode 2019-2024 dan sebelum pelantikan presiden maka seluruh parpol pendukung 01 sudah harus melaksanakan munas,” kata Yorrys di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Minggu ( 7/7/2019).

Baca Juga :  Pengamat: Peran Staf Khusus Edhy Prabowo Kebablasan

Pelantikan DPR akan berlangsung pada 1 Oktober mendatang. Sedangkan pelantikan presiden akan digelar 20 Oktober.

Menurut Yorrys, susunan baru pengurus partai harus terbentuk sebelum itu demi mendukung efektivitas kerja kabinet Jokowi dan parlemen.

“Ini punya korelasi. Setelah pelantikan DPR alat kelengkapan semua harus dibahas. Setelah pelantikan presiden, kabinet, dan seterusnya mereka akan bekerja,” kata dia.

Dia mengatakan langkah PDIP, Nasdem, dan PKB menggelar kongres dan muktamar dapat dimaknai sebagai ancang-ancang sebelum penyusunan kabinet dan alat kelengkapan dewan.

Baca Juga :  Dirawat di RS UMMI Bogor, Rizieq Shihab Diam-diam Lakukan Tes Swab Covid-19 Tanpa Sepengetahuan Pihak Rumah Sakit

Dia menilai pemerintahan Jokowi mendatang memerlukan dukungan dari pemimpin partai koalisi yang baru.

“Harus semua pemimpinnya baru, sehat, fresh, sehingga visi beliau (Jokowi) bersama berjalan sebagaimana yang diharapkan,” ucapnya.

Dalam pertarungan merebut kursi Ketua Umum Golkar, Yorrys berada di kubu pendukung Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo alias Bamsoet.

Yorrys secara terbuka mengakui dirinya menjadi tim sukses Bamsoet untuk maju sebagai calon ketua umum Golkar di munas mendatang. Adapun calon lainnya adalah inkumben, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

www.tempo.co