loading...
Loading...
Tempo.co

JAKARTA, Joglosemsrnews.com  – Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai mendesak agar musyawarah nasional Partai Golkar digelar sebelum bulan Oktober 2019.

Yorrys mengatakan penyusunan kabinet periode kedua Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi salah satu alasan munas harus segera digelar.

Tak cuma soal kabinet, pembentukan alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat juga jadi alasan kubunya mendesak munas.

Menurut dia, hal serupa juga terjadi di partai-partai koalisi pengusung Jokowi yang lain, seperti PDIP, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Nasdem.

Baca Juga :  Novel Baswedan Berniat Keluar dari KPK Jika Memang...

PDIP dan Nasdem akan menggelar kongres pada tahun ini, sedangkan PKB akan melangsungkan muktamar.

“Secara implisit, kami membaca dalam perspektif politik dengan keinginan pemerintahan Jokowi yang baru, sebelum penetapan DPR periode 2019-2024 dan sebelum pelantikan presiden maka seluruh parpol pendukung 01 sudah harus melaksanakan munas,” kata Yorrys di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Minggu ( 7/7/2019).

Pelantikan DPR akan berlangsung pada 1 Oktober mendatang. Sedangkan pelantikan presiden akan digelar 20 Oktober.

Baca Juga :  Dirinya Dilaporkan ke Polisi, Novel Curigai Dewi Tanjung Sengaja Ngerjai Polisi

Menurut Yorrys, susunan baru pengurus partai harus terbentuk sebelum itu demi mendukung efektivitas kerja kabinet Jokowi dan parlemen.

“Ini punya korelasi. Setelah pelantikan DPR alat kelengkapan semua harus dibahas. Setelah pelantikan presiden, kabinet, dan seterusnya mereka akan bekerja,” kata dia.

Dia mengatakan langkah PDIP, Nasdem, dan PKB menggelar kongres dan muktamar dapat dimaknai sebagai ancang-ancang sebelum penyusunan kabinet dan alat kelengkapan dewan.

Dia menilai pemerintahan Jokowi mendatang memerlukan dukungan dari pemimpin partai koalisi yang baru.

Baca Juga :  Airlangga Masih Berharap Bamsoet Tak Maju di Bursa Ketum Golkar

“Harus semua pemimpinnya baru, sehat, fresh, sehingga visi beliau (Jokowi) bersama berjalan sebagaimana yang diharapkan,” ucapnya.

Dalam pertarungan merebut kursi Ketua Umum Golkar, Yorrys berada di kubu pendukung Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo alias Bamsoet.

Yorrys secara terbuka mengakui dirinya menjadi tim sukses Bamsoet untuk maju sebagai calon ketua umum Golkar di munas mendatang. Adapun calon lainnya adalah inkumben, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

www.tempo.co

Loading...