loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM– Polres Boyolali berrhasil menangkap bandar sabu di Ngemplak Boyolali. Bandar yang diketahui berdomisili di Solo itu digerebek dengan lima paket sabu siap edar.

Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro melalui Wakapolres Kompol Donny Eko Listianto, menjelaskan bahwa seorang pengedar Narkoba asal Solo ditangkap oleh Sat Narkoba Res Boyolali di Ngemplak – Boyolali karena melakukan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika, saat konferensi pers Selasa ( 30/7/2019 ) di Mapolres.

Baca Juga :  Bernyanyi, Bandar Sabu asal Kedawung Cokot Napi di LP Kedung Pane Semarang Berinisial DD. Sabu Ternyata Dipesan Seseorang di Sragen 

Pelaku pengedar yang ditangkap tersebut FH als Pendi (33) pemilik bengkel di Mojosonggo, Kecamatan Jebres, Solo. Tersangka saat ini ditahan di Rutan Polres Boyolali untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dari tersangka, petugas berhasil menyita barang bukti 5 paket serbuk kristal putih hasil pemeriksaan di labfor Polri Semarang termasuk narkotika golongan 1 jenis sabu totalnya seberat 75,24 gram, peralatan bong.

Baca Juga :  Tragis Ditinggal Nonton Karnaval, Rumah dan Harta Senilai Rp 250 Juta Ludes Terbakar 

“Juga kami amankan satu unit kendaraan honda beat AD-2381-AO,” terang Kompol Donny dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Tersangka ditangkap pada hari Sabtu tanggal 20 Juli 2019 pukul 23.30 WIB di Jalan Desa Pandean, Kecamatan Ngemplak, Boyolali.

Tersangka digerebek saat hendak bertransaksi. Tersangka mengaku disuruh seseorang yang dikenal sudah satu tahun berjalan ini.

“Kontaknya lewat hubungan HP,” terang Kompol Dony.

Baca Juga :  Usai Apel Pagi, Puluhan Polwan Purbalingga Mendadak Diperiksa Total 

Kasubag Humas, AKP Eddy Lillah menambahkan bahwa tersangka ditahan oleh Sat Narkoba Polres Boyolali karena kedapatan memiliki, menyimpan, menguasai, menjadi perantara peredaran serbuk kristal putih yang diduga narkotika golongan 1 jenis sabu atau metamphetamin.

“Tersangka dikenai pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 UURI No 35 Th 2009 tentang Narkotika,” terang AKP Eddy Lillah. JSnews

 

Iklan
Loading...