JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Baru Tahu, Ternyata 35 Persen Warga Wonogiri Belum Terkaver BPJS Kesehatan

Ilustrasi BPJS Kesehatan
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi BPJS

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Tingkat kepesertaan program BPJS Kesehatan di Wonogiri baru di angka 64,91 persen. Masih terdapat 35,09 persen warga Wonogiri belum memiliki jaminan kesehatan alias belum terkaver BPJS.

Menurut data yang dihimpun dari BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Rabu (14/8/2019), jumlah penduduk Wonogiri sebesar 1.086.197 jiwa. Dari jumlah tersebut 705.070 jiwa atau 64,91 persen terkaver BPJS. Sisanya 35,09 persen belum memiliki jaminan kesehatan.

Salah satu faktor belum semua penduduk terkaver adalah tingkat pemahaman warga terhadap program itu masih perlu ditingkatkan. Di antaranya ditempuh melalui sosialisasi baik langsung maupun tidak langsung.

Baca Juga :  Jumlah Kasus Positif Corona di Wonogiri Kini Menjadi 29 Setelah Ada Penambahan 3 Kasus

Pejabat Pengganti Sementara (Pps) Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Juliansyah, Rabu (14/8/2019) mengatakan, sosialisasi program JKN-KIS dan pola hidup sehat digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri. Pesertanya tokoh agama, tokoh masyarakat dengan menggandeng brand ambassador BPJS Kesehatan, Ade Rai.

Baca Juga :  Perda RTRW Wonogiri Disahkan Industri Diarahkan ke Wilayah Selatan Mulai Pracimantoro Hingga Giriwoyo

“Kami mengharapkan tokoh agama dan tokoh masyarakat berkenan membantu menyosialisasikan JKN-KIS dan pola hidup sehat kepada masyarakat,” tutur dia.

Sementara Ade Rai membagikan edukasi dan informasi tata cara hidup sehat. Untuk menjaga hidup sehat harus dibarengi pola makan sehat.

“Jangan terlalu banyak mengonsumsi gula dan lemak hingga menumpuk dalam tubuh menjadi racun. Apalagi ketika kita malas berolahraga, penyakit kronis tidak segan-segan menggerogoti kita,” beber dia. Aria