loading...
Loading...
Tim Polsek dan PMI Sragen bersama warga saat membantu evakuasi korban laka truk masuk jurang di Sambirejo, Sragen Jumat (23/8/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN,JOGLOSEMARNEWS.COM- Kecelakaan maut menimpa truk muat pasir yang terguling dan masuk jurang di jalan Sragen-Sambirejo tepatnya di Desa Sumbersari RT 22, Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo, Sragen, Jumat (23/8/2019) pagi menyikan cerita miris.

Proses evakuasi jasad sopir yang tewas dalam musibah itu, berlangsung sangat dramatis.

Hal itu diungkapkan petugas PMI Sragen yang mengevakuasi jasad korban truk yang terperosok masuk jurang sedalam hampir 10 meter itu.

“Kondisi truk terguling dan terjatuh dengan posisi terbalik 180 derajat di dasar jurang. Sopir truk meninggal dunia dengan kondisi luka parah. Saat kami tiba di lokasi kejadian, tubuh sopir dalam posisi terjepit bodi. Proses evakuasi hampir setengah jam karena posisinya agat sulit,” papar Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi didampingi petugas PMI, Munif, Jumat (23/8/2019).

Baca Juga :  Krisis Makin Parah, Jajaran DPC Hillsi Sragen Rame-rame Galang Urunan untuk Bantu Droping Air Bersih di Tlogotirto Sumberlawang. Warga Langsung Menyerbu 

Sopir malang bernama Suyanto (39) warga Dukuh Keti RT 2/5, Dayu, Karangpandan, Karanganyar itu tewas dengan leher patah. Sedangkan sang kernet yang belum diketahui identitasnya, dilaporkan selamat.

Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Sragen dengan diantar menggunakan ambulans PMI Sragen.

Baca Juga :  Bertabur Hadiah, Undian Simpedes BRI Sragen 2019 Digelar di Pasar Bunder. Nasabah Asal Gesi dan Mojopuro Raih Hadiah Mobil Datsun dan Mobilio 

Sementara dari hasil olah TKP, kecelakaan tunggal itu terjadi akibat human eror. Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasatlantas AKP Dani Permana Putra mengatakan kecelakaan bermula ketika truk bermuatan berat itu melaju dari utara.

Sesampai di lokasi kejadian yang kontur jalannya sedikit longsor bagian tepi, roda belakang bagian kiri mendadak tergelincir keluar bahu jalan yang ambles.

Baca Juga :  Telan Rp 33 Miliar, Rumah Sakit Tipe D di Tangen Mulai Dibangun. Bupati Minta Izin Dipercepat, Tenaga Mulai Disiapkan 

Truk kemudian hilang keseimbangan dan oleng sebelum kemudian terjatuh dan terguling hebat.

“Truk masuk jurang dan terbalik. Satu orang meninggal dunia yakni pengemudi truk. Penyebabnya murni human eror,” paparnya.

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan maut itu terjadi pukul 06.15 WIB.

Ia mengatakan kecelakaan dipicu oleh kekuranghati-hatian pengemudi truk dalam memperkirakan kondisi medan jalan yang longsor bagian tepinya. Saat ini, kendaraan truk nahas itu sudah diamankan kepolisian. Wardoyo

Loading...