loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

CILACAP, JOGLOSEMARNEWS.COM  Menteri Hukum dan HAM Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, meresmikan lapas khusus kelas II A Karanganyar, Bapas kelas II Nusakambangan, rumah susun dan rumah khusus Nusakambangan, Kamis (22/08/2019)

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Irwasum Polri Komjen. Pol. Drs. Moechgiyarto, Kepala BNN Komjen. Pol. Drs. Heru Winarko, Kapolda Jateng Irjen. Pol. Dr. Rycko Amleza Daniel, Dirjen Pas Jateng Ibu Doktor Sri Puguh Dwi Utami, serta para Forkopimda provinsi jateng dan kabupaten Cilacap.

Dalam sambutannya Menkum dan HAM mengucapkan terimakasih keapda segenap tamu undangan sekalian untuk melihat pencapaian dalam peningkatan pelayanan.

Ia mengatakan bahwa Kementrian PUPR sangat berperan besar dalam pembangunan rumah dinas jabatan di Kementerian Hukum dan HAM.

Baca Juga :  8 Kapolres dan 6 Pejabat Tinggi Polda Jateng Dimutasi. Ada 2 Kapolres dari Solo Raya, Berikut Daftar Lengkapnya! 

“Untuk itu saya ucapkan trimaksih atas kerjasamanya selama ini. Saya harapkan kepada seluruh jajaran agar memiliki integritas tinggi dalam bekerja agar sistem keamanan yang kita bangun ini dengan biaya yang sangat besar dapat terjaga,” papar Menkumham dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Menkumham juga mengatakan pemutusan komunikasi antara narapidana resiko tinggi dengan kelompoknya menggunakan sistem one man one sel diharapkan dapat merubah perilaku sikap dan pengaruh negatif dari narapidana tersebut.

“Mudah – mudahan dengan dibangunya Lapas Klas II A Karanganyar ini dapat membina bagi para narapidana resiko tinggi baik napi teroris maupun napi bandar narkoba dengan didukung berbagai sarana prasarana yang menggunakan teknologi tinggi serta penempatan napi dengan sistem one man one sel,” pungkasnya.

Baca Juga :  Bandit Pendodos Mobil Ditembak di Cilacap. Pelaku Beraksi Dengan Modal Kunci Letter T 

Perlu diketahui bahwa Lapas Karanganyar merupakan Lapas High Risk dengan tingkat keamanan Super (Maximum Security) memiliki luas 6.028 M2. Lapas Karanganyar juga memiliki 7 Blok dengan kapasitas penghuni sejumlah 696 orang. JSnews

 

Loading...