loading...
Loading...
Tim gabungan saat melokalisir dan olah TKP lokasi kebakaran rumah di Tempelrejo, Mondokan, Sragen, Minggu (25/8/2019) siang. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Kebakaran hebat juga terjadi di Desa Tempelrejo, Mondokan, Sragen, Minggu (25/8/2019) siang. Dua rumah milik satu warga di Dukuh Ngrongkap RT 5, Tempelrejo, hangus terbakar.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun kerugian material.ditaksir mencapai Ratusan juta. Pemilik rumah, Kemis (35) sedang merantau ke luar kota sementara keluarga yang di rumah sedang menghadiri hajatan.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran pertama kali terjadi pukul 11.45 WIB. Saat kejadian, istri dan anaknya ikut menghadiri undangan hajatan.

Sehingga rumah terbiarkan dalam kondisi kosong tanpa penjaga. Sekira pukul 11.45 WIB, tetangga korban dikejutkan dengan kepulan asap disertai kobaran api dari arah rumah korban.

Warga langsung berhamburan mendekat dan membantu pemadaman. Namun kondisi cuaca panas dan konstruksi bangunan yang didominasi kayu, membuat kobaran api makin tak terkendali.

Baca Juga :  Korupsi Alsintan Jilid 2 Sragen, Kasat Reskrim Sebut Sudah Periksa Supri dan Tinggal Penetapan Tersangka. Berkembang ke Jilid Berikutnya? 

Dua bangunan rumah berukuran 8 x 12 meter milik korban hangus tak tersisa. Perabot dan seisi rumah juga ludes tanpa bisa diselamatkan.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran hanya bisa melokalisir api agar tidak merembet ke permukiman lain.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi mengatakan kebakaran terjadi saat kondisi rumah kosong. Diduga kuat, api pertama kali muncul dari korsleting listrik.

“Tidak ada korban jiwa tapi dua bangunan rumah milik korban ludes terbakar. Pemilik rumah sedang merantau ke luar kota, sementara yang ada di rumah menghadiri hajatan. Kerugian ditaksir Rp 175 juta,” paparnya Minggu (25/8/2019) malam.

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi menguraikan tak lama seusai menerima laporan, tim PMI langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan assesment dan backup medis.

“Pemilik rumah yang mengalami kerusakan berat tidak berada di rumah karena sedang merantau ke luar kota.   Dampak kerusakan dua rumah rusak berat dengan satu pemilik dan tidak bisa ditempati. Ukuran rumah 8×12 berbahan kayu jati, perabot rumah tangga, perabot elektronik. Satu rumah rusak ringan pada bagian atap pada rumah dan sebagian hasil padi,” paparnya.

Baca Juga :  Puting Beliung Mengamuk Terjang 4 Kecamatan di Sragen. Sebanyak 35 Rumah dan Masjid Rusak, Puluhan Pohon Bertumbangan ke Jalan 

Api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian atau sekitar pukul 12.50 WIB.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah itu. Wardoyo

 

Loading...