JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gara-gara Puntung, Bikin Geger Warga Sekampung di Ngrampal Sragen. Picu Kebakaran Yang Ludeskan Kandang 

Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

efac476d 2538 44b9 946a 0d08b0027238 800x600
Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran benar-benar menjadi musibah paling banyak belakangan ini di wilayah Sragen. Kali ini, kandang jerami berukuran lima kali empat meter, milik warga bernama Kliwon (70) habis terbakar.

Warga sempat panik, karena kandang tersebut, berada sangat dekat dengan rumah warga.

Belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran, polisi masih melakukan penyelidikan atas peristiwa ini, Minggu (04/08/2019).

Kapolres Sragen Polda Jawa Tengah AKBP Yimmy Kurniawan dalam keterangannya melalui Kapolsek Ngrampal AKP Agus Irianto mengatakan, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran.

Baca Juga :  Gara-gara Sampah Muncul Kobaran Api Gegerkan Warga Ngringo Karanganyar. Kandang Purwanti Terbakar, Kerugian Puluhan Juta

Selain ada kemungkinan di sebabkan api puntung rokok, panas terik, ditambah angin cukup kencang, diduga memicu terjadinya kebakaran di Dukuh Siwalan, Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal,  Sragen.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh Sadiman, salah satu tetangga korban. Saat kejadian, korban tengah berada di sawah yang terletak di belakang rumah, tak jauh dari lokasi kandang.

Dari data yang di himpun, Sadiman saat itu melihat ada kobaran api melalap kandang yang terbuat dari kayu dan bambu, berisi tumpukan jerami.

Sontak ia langsung berteriak, meminta pertolongan warga lain, dan memberitahukan peristiwa itu kepada korban. Warga sempat panik, lantaran kandang tersebut, berada dekat dengan rumah warga yang lain.

Baca Juga :  Ditanya Gunung Kemukus Untuk Lokasi Manasik Haji, Cabup Yuni Sebut Ulama dan FKUB Sempat Keberatan Karena Pangeran Samudera Bukan Termasuk Wali!

Selain memadamkan dengan alat seadanya, warga juga memanggil petugas pemadam kebakaran. Dan selang beberapa menit kemudian, pemadan datang, hingga api tak sampai merembet ke rumah warga.

“Saat kejadian warga cukup panik, karena api sudah membesar, dan sangat dekat dengan rumah warga yang lain. meski demikian, api langsung bisa di padamkan oleh unit pemadam, sehingga tidak sampai menimbulkan korban,“ urai Kapolsek. Wardoyo