loading...
Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran benar-benar menjadi musibah paling banyak belakangan ini di wilayah Sragen. Kali ini, kandang jerami berukuran lima kali empat meter, milik warga bernama Kliwon (70) habis terbakar.

Warga sempat panik, karena kandang tersebut, berada sangat dekat dengan rumah warga.

Belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran, polisi masih melakukan penyelidikan atas peristiwa ini, Minggu (04/08/2019).

Kapolres Sragen Polda Jawa Tengah AKBP Yimmy Kurniawan dalam keterangannya melalui Kapolsek Ngrampal AKP Agus Irianto mengatakan, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran.

Selain ada kemungkinan di sebabkan api puntung rokok, panas terik, ditambah angin cukup kencang, diduga memicu terjadinya kebakaran di Dukuh Siwalan, Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal,  Sragen.

Baca Juga :  8 Warga Sragen Positif Covid-19 Yang Sembuh Hari Ini Berasal dari 5 Kecamatan. Paling Tua Berusia 86 Tahun, Berikut Daftar Lengkapnya!

Kebakaran pertama kali diketahui oleh Sadiman, salah satu tetangga korban. Saat kejadian, korban tengah berada di sawah yang terletak di belakang rumah, tak jauh dari lokasi kandang.

Dari data yang di himpun, Sadiman saat itu melihat ada kobaran api melalap kandang yang terbuat dari kayu dan bambu, berisi tumpukan jerami.

Sontak ia langsung berteriak, meminta pertolongan warga lain, dan memberitahukan peristiwa itu kepada korban. Warga sempat panik, lantaran kandang tersebut, berada dekat dengan rumah warga yang lain.

Selain memadamkan dengan alat seadanya, warga juga memanggil petugas pemadam kebakaran. Dan selang beberapa menit kemudian, pemadan datang, hingga api tak sampai merembet ke rumah warga.

Baca Juga :  FOTO-FOTO 10 Momen Paling Mengharukan Saat Ratusan Warga Desa Jambanan Sragen Sambut Bidan Sembuh dari Covid-19. Mayoritas Tak Kuasa Tahan Air Mata, Nenek-Nenek Sampai Menangis Terisak-Isak

“Saat kejadian warga cukup panik, karena api sudah membesar, dan sangat dekat dengan rumah warga yang lain. meski demikian, api langsung bisa di padamkan oleh unit pemadam, sehingga tidak sampai menimbulkan korban,“ urai Kapolsek. Wardoyo