JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Hari Pramuka, Generasi Muda di Karanganyar Diingatkan Ancaman Tawuran dan Pornografi 

Foto/Humas

DSC 3948 768x576
Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Gerakan pramuka dinilai bisa menjadi penangkal berbagai ancaman yang mengadang generasi muda. Hal itu terungkap dalam peringatan Hari Pramuka Ke – 58 Pemkab Karanganyar, yang dihelat di Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Selasa (20/8/2019).

Bertindak selaku Pembina upacara , Bupati Karanganyar Juliyatmono dan sebagai Pemimpin Upacara , Kurnia Zulkarnain dari SMK Negeri 2 Karanganyar.

Pada Kesempatan tersebut dilakukan penyematan penghargaan gerakan pramuka oleh Bupati Karanganyar berupa Lencana Melati, Lencana Dharma Bakti, Lencana Panca Warsa Lima kepada ke Tujuh Penerima.

Baca Juga :  Terungkap, Identitas Mayat yang Dikira Boneka di  Sungai Bengawan Solo Hilir, Gondangrejo, Karanganyar. Diketahui Korban  Warga Bendosari, Sukoharjo

Dalam Upacara juga diikuti Forkompimda , jajaran kepala OPD dan Puluhan Pelajar dilingkungan Kabupaten Karanganyar.

Bupati menyampaikan amanat kepada seluruh pelajar bahwa pada era globalisasi seperti sekarang ini banyak permasalahan yang mengancam keutuhan dan keberlangsungan negara dan bangsa Indonesia.

“Gerakan Pramuka menekankan pendidikan dan pembentukan karakter yang diharapkan dapat berperan penting dalam menyikapi berbagai masalah. Seperti tawuran, ujaran kebencian, kabar bohong dan pornografi yang harusnya kita tanggulangi bersama,” katanya.

Baca Juga :  Mayat Pria Misterius Berkaos Tim Pemenangan Surojoyo PSSHT Ditemukan Tewas Mengambang di Bengawan Solo. Semula Dikira Boneka!

Bupati memandang melalui gerakan pramuka, kegiatan pramuka dapat memupuk semangat cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. Ia juga berpesan agar menjadi Pramuka yang tetap berpengang teguh pada kode kehormatan Gerakan Pramuka, yang rela menolong, tabah, cintah tanah air, berani dan siap mempertahankan keutuhan NKRI.

Diakhir upacara ditampilkan senam Pramuka Milenial, senam maumere dan tarian anti limbah plastik yang diperagakan oleh adik – adik pelajar. Wardoyo