loading...
Loading...
Para pengunjung TSTJ tampak terus berdatangan. Foto: Dok JSNews.com

JOGLOSEMARNEWS.COM – Salah satu destinasi wisata keluarga adalah kebun binatang, tempat ini bisa menjadi alternatif rekreasi yang mengandung unsur pendidikan.

Di kebun binatang anak-anak bisa mengenal berbagai macam binatang yang belum pernah dijumpai secara langsung.

Namun, sebelum berkunjung ke kebun binantang ada baiknya mempersiapkan beberapa hal.

Humas Kebun Binatang Bali Zoo, Emma Kristina Chandra menyebutkan, hal penting yang perlu dibawa selama berkunjung ke kebun binatang, namun paling sering dilupakan pengunjung adalah menggunakan krim anti nyamuk.

“Ini penting terutama untuk anak-anak, karena selama berjam-jam menjelajah kebun bintang pasti ada saja nyamuk. Agar lebih nyaman saja,” katanya, 1 Agustus 2019.

Lalu, jangan membawa makanan. Selain itu, kebun-kebun binatang termasuk Bali Zoo, umumnya melarang pengunjung membawa makanan dari luar. Hal ini untuk mencegah makanan diberikan kepada hewan. Bali Zoo memiliki program memberikan makanan langsung pada hewan, terutama rusa.

“Karena makanan hewan dan manusia berbeda. Ini untuk menjaga kesehatan hewan,” ujarnya.

Selain itu, Emma berharap orangtua selalu mengawasai anaknya dan memperhatikan papan informasi yang ada di setiap titik. “Sering saat kunjungan sekolah, anak terpisah dari orang tua,” katanya.

Kunjungan ke kebun binatang sebaiknya dilakukan pagi agar menghindari cuaca panas. Pengunjung nantinya juga bisa mengikuti semua program dan maksimal menikmati fasilitas.

Untuk atraksi dan kegiatan binatang, Emma menyebutkan pengunjung tidak perlu khawatir karena ada dua tipe binatang, yakni diurnal atau aktif siang hari dan nokturnal atau aktif di malam hari, “Seperti singa dan harimau adalah hewan nokturnal,” katanya.

Diharapkan juga kepada pengunjung agar menhindari sepatu atau sandal dengan hak tinggi. Karena menurut Emma, ada pengunjung yang ingin tampil modis terutama saat difoto menggunakan hak tinggi, “Malah akan menyulitkan untuk menjelajah kebun binatang,” ujarnya.

www.tempo.co

Loading...