loading...

ribuan Mahasiswa Baru (Maru) UNS tahun 2019 menghadiri jalannya Student Vaganza, Sabtu (18/8/2019) bertempat di Stadion UNS. Humas UNSSOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta telah mencapai acara puncaknya. Sebagai penutup, ribuan Mahasiswa Baru (Maru) UNS tahun 2019 menghadiri jalannya Student Vaganza, Sabtu (18/8/2019) bertempat di Stadion UNS. Dalam acara yang digelar sejak pagi tersebut, Maru UNS berbaris rapi di  stadion untuk membuat formasi.

Dalam formasi PKKMB UNS tahun ini, panitia PKKMB mengembangkan 21 formasi dengan ditambah 30 transisi.
“Tahun ini kami ingin membuat formasi dengan warna yang simpel namun dapat menghasilkan banyak konfigurasi yang berbeda,” ujar Koordinator Tim Event, Faisal.

Formasi yang dibuat pada penyelenggaraan PKKMB tahun ini tidak hanya sebagai ajang pembuktian kreatifitas mahasiswa UNS saja, sebab pada tahun ini panitia PKKMB UNS 2019 menyisipkan pesan khusus melalui formasi yang diperagakan.

Baca Juga :  UNS Kukuhkan Dua Guru Besar Baru, Prof. Ari Natalia Probandari dan Prof. Dr. Reviono Secara Daring

Pesan yang dimaksud adalah pesan untuk mengurangi sampah plastik atau barang-barang berbahan plastik. Ajakan untuk mengurangi sampah plastik merupakan salah satu kampanye yang sudah lama disuarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS.

“Jadi kami ini mendukung program BEM tentang zero waste less plastic,” ujar Asham yang merupakan salah satu anggota Tim Event PKKMB UNS 2019.

Lanjutnya, pengurangan sampah plastik sangat perlu disuarakan sebab saat ini kondisi lingkungan sudah sangat terganggu dengan limbah atau sampah plastik, salah satunya adalah sampah plastik yang mencemari laut.

Salah seorang anggota Tim Event lainnya, Lingga, menambahkan bahwa sebagai mahasiswa UNS, ia ingin agar UNS menjadi role model dalam membuat formasi yang usefull dan estetik tanpa menghasilkan sampah plastik dan kertas.

Sebelum memulai jalannya pembuatan formasi, Rektor UNS Prof. Jamal Wiwoho terlebih dahulu menyampaikan pesan dalam Student Vaganza ini supaya Maru tahun 2019 harus siap dalam menghadapi bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga :  Gandeng SMA Pradita Dirgantara, UPT Layanan Internasional UNS Bahas ‘New Normal’ Pascapandemi Covid-19

“Kedepan kita akan menyongsong tantangan baru, bonus demografi pada penduduk usia produktif adalah kapital SDM yang harus kita kelola dengan baik. Mari kita segera tinggalkan pemikiran-pemikiran sempit – radikal, pemikiran yang selalu merasa dirinya paling benar sendiri, yang bertentangan dengan Pancasila,” ujar Prof Jamal. Triawati PP