loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

KUDUS, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki dengan posisi tengkurap di Lahan Tebu turut Desa Margorejo Rt 4 Rw 11 Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus, Jumat (30/8/2019).

Saat ditemukan mayat sudah membusuk diperkirakan korban sudah meninggal sekitar 4 hari. Bau busuk dan belatung juga memenuhi seluruh tubuh korban.

Kapolres Kudus AKBP Saptono melalui Kapolsek Dawe AKP Suharyanto mengatakan, saksi I hendak bekerja menggarap sawah disekitar TKP turut Desa Margorejo RT 01/RW 11 Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus mencium bau busuk setelah ditelusuri melihat sesosok mayat laki-laki tergeletak ditanah dengan posisi terlentang.

“Kemudian saksi I memberitahu saksi II selaku perangkat desa Margorejo kemudian saksi I bersama saksi II mengecek ke TKP selanjutnya menghubungi Polsek Dawe, sesaat kemudian saksi III datang ke lokasi mengenali bahwa ciri-ciri korban adalah keponakannya sendiri yang selama ini mengalami gangguan kejiwaan dan sudah meningggalkan rumah kurang lebih satu minggu,” ujar Kapolsek dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Lukisan Siluet Karya Penyandang Disabilitas Asal Wonogiri Ini Bikin Gubernur Ganjar Pranowo Langsung Kepincut. Bukti Keterbatasan Bukan Akhir Segalanya

“Puskesmas Dawe bahwa korban dalam keadaan membusuk kulit dan rambut sudah mengelupas dan tidak di temukan tanda-tanda penganiayaan, diperkirakan korban tersebut terpeleset pematang sawah yang menyebabkan korban mati mendadak dan diperkirakan telah meninggal dunia kurang lebih 4 (empat) hari,” tutur dr. Mabar.

Selanjutnya Kapolsek beserta anggota Polsek Dawe dan anggota piket fungsi unit identifikasi Polres Kudus mendatangi TKP. Lantas mencatat identitas korban beserta saksi- saksi, kemudian menghubungi Dokter Puskesmas Rejosari Kecamatan Dawe.

Baca Juga :  Siapa Bilang Ujian SIM Susah. Anak-anak SD Ini Bilang Mudahnya Ujian SIM!  

Hasil dari Inafis Polres Kudus bahwa setelah dilakukan pemeriksaan oleh anggota Inafis Polres Kudus bahwa korban tidak temukan tanda-tanda kekerasan dan tanda penganiayaan.

Kemudian menyerahkan Jenazah kepada Pihak Keluarga, serta membuat surat pernyataan bahwa pihak keluarga sudah menerimakan dan tidak bersedia kalau jenazah diautopsi. JSnews

 

Loading...