loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

PATI, JOGLOSEMARNEWS.COM-   Kompleks makam Mbah Batik Madrim atau Mbah Bendo di Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Pati, Selasa (20/08/2019) digemparkan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di samping makam itu.

Mayat yang diperkirakan sudah terbujur kaku selama enam jam itu, kali pertama ditemukan oleh Purnomo warga Dukuh Krajan, Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Pati. Mayat itu ditemukan selepas salat berjemaah di Masjid Jami Al Mukhlisin kompleks makam.

“Sekitar pukul 12.00 WIB, saya melihat ada orang tergeletak di dekat makam Mbah Bendo Sentono dari balik jendela.” ungkap Purnomo.

Baca Juga :  Tragis, Tukang Tambal Ban asal Jaten Ditemukan Tewas Mengenaskan di Ruang Tamu. Saat Ditemukan Kondisinya Sudah Menyengat

Melihat hal tersebut, dia pun langsung masuk ke dalam ruang makam dan mengecek kondisi kakek yang tergeletak itu. Saat memeriksa, diketahui bahwa korban sudah tidak bernapas.

Purnomo pun segera melaporkan kejadian tersebut ke Pemdes Kedungwinong dan dilanjutkan ke Mapolsek Sukolilo.

“Mendapat laporan itu, kami segera menuju lokasi bersama tim medis Puskesmas Sukolilo II,” jelas Kapolsek Sukolilo AKP Supriyono dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Subhanallah, 40 Hari Wafatnya Mbah Moen, Kediaman Dipadati Ribuan Jemaah. Jalur Pantura Ditutup Selama 9 Jam 

Diketahui, mayat lelaki yang diperkirakan berusia 70 tahun itu saat ditemukan menggunakan sarung motif kotak-kotak warna cokelat, rambut pendek beruban, tidak memakai alas kaki dan membawa tas berisi pakaian. Di dalam tas yang sama, juga ditemukan uang tunai sebesar Rp 937 ribu.

Warga sekitar sebelumnya melihat korban datang diantar tukang ojek dan sempat ikut salat Subuh berjemaah di masjid.

Baca Juga :  Viral Mbah Pani Warga Juwana Pati Lakukan Tapa atau Topo Pendem, Dikafani dan Dikubur Seperti Jenazah Lengkap dengan Bunga

“Memang makam Mbah Bendo Sentono ini biasa diziarahi warga dari berbagai daerah sekitar Kabupaten Pati,” tandasnya.

Dari hasil pemeriksaan dr Wahid Abdulrahman tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan. Dan diperkirakan korban meninggal dunia lebih dari 6 jam sebelum ditemukan warga.

“Diperkirakan usianya 70 tahun, ciri-cirinya berjambang dan berjenggot, memakai baju lengan panjang warna hitam. Tidak ditemukan adanya kartu identitas diri,” ungkapnya. JSnews

 

Loading...